PALEMBANG – SMA Negeri 13 Palembang menunjukkan keseriusan penuh dalam mengantar siswanya menghadapi Seleksi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026. Sebanyak 270 dari total 435 siswa kelas XII telah mengikuti TKA pada sesi pertama gelombang pertama, dengan persiapan matang yang telah dimulai jauh-jauh hari sejak bulan Agustus 2026.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Negeri 13 Palembang, Yunita, S.Pd., M.Si., mengungkapkan bahwa secara umum pelaksanaan ujian pada hari pertama berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Meskipun sempat terjadi gangguan teknis dari pusat pada sesi pertama hari kedua yang mengharuskan peserta terdampak mengikuti ujian susulan pada 30 Oktober 2026, pihak sekolah memastikan penanganan berjalan sigap.
Menurut Yunita, struktur persiapan telah dirancang secara sistematis dengan melibatkan dewan guru kelas XII. Arahan khusus diberikan oleh kepala sekolah agar para guru memfokuskan kegiatan belajar mengajar pada materi-materi yang berkaitan dengan TKA hingga awal November mendatang.
“Kalau untuk persiapan, kami dari bulan Agustus di SMA Negeri 13 ini sudah ada tim. Kami selalu memberikan soal-soal yang berhubungan dengan materi TKA. Jadi, guru-guru kelas XII secara khusus diimbau oleh kepala sekolah untuk fokus memberikan materi yang berkaitan dengan TKA sampai awal November,” ujar Yunita saat ditemui di lingkungan sekolah.
Metode pembelajaran terarah ini terbukti memberikan dampak positif. Para siswa mengaku terbantu karena materi yang diujikan dinilai selaras dengan kisi-kisi dan latihan soal yang diberikan selama proses bimbingan di kelas.
“Jadi, tidak ada keluhan, malah siswa senang karena materi yang keluar dalam ujian sudah dipelajari dan dilatih oleh guru-guru,” tambahnya.
Fasilitas Lengkap dan Antisipasi Teknis
Materi yang diujikan dalam TKA ini meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, serta sejumlah mata pelajaran pilihan. Durasi pengerjaan bervariasi, di mana sebagian besar mata pelajaran berdurasi dua jam, sementara khusus mata pelajaran Matematika diberikan waktu pengerjaan selama 90 menit.
Pelaksanaan ujian yang dimulai pukul 07.00 WIB ini memanfaatkan tiga laboratorium komputer dan enam ruang ujian guna memastikan kelancaran asesmen berbasis komputer tersebut. Sebelum ujian utama, pihak sekolah juga telah menggelar kegiatan try out atau uji coba pada September lalu untuk membiasakan mental dan mengukur tingkat kesiapan siswa.
Tidak hanya fokus pada aspek akademis, SMA Negeri 13 Palembang juga mengantisipasi kendala teknis yang kerap mengiringi ujian berbasis komputer. Pada tahap gladi bersih sebelumnya, sekolah sempat menghadapi kendala daya listrik yang kurang memadai. Menyikapi hal tersebut, pihak sekolah langsung berkoordinasi secara intensif dengan PT PLN (Persero) dan mengajukan permohonan khusus agar pasokan listrik tetap aman tanpa pemadaman selama rentang waktu pelaksanaan TKA pada 26 Oktober hingga 5 November 2026.
Sementara itu, untuk menjaga integritas dan ketertiban ujian, pengawasan dilakukan secara ketat dengan menggandeng penyelia melalui pemantauan daring via Zoom. Para pengawas juga dibekali tautan khusus dari penyelia guna mendukung kelancaran pengawasan secara real-time.
Bidik Target Kelulusan PTN 85 Persen
Melalui rangkaian ikhtiar dan persiapan yang komprehensif ini, Yunita menaruh harapan besar agar para siswa mampu mendulang prestasi gemilang serta melampaui target capaian tahun sebelumnya.
“Harapan kami untuk siswa yang mengikuti TKA, karena sudah maksimal kami melatih anak-anak, target kami tahun ini lebih meningkat dari tahun kemarin 56 persen, kalau bisa mencapai 85 persen untuk tembus di perguruan tinggi,” tegasnya. Ia juga berpesan agar para siswa senantiasa menjaga keseriusan dan tidak meremehkan setiap butir soal yang diujikan.
Kesan positif turut dirasakan langsung oleh para peserta didik. Deski, salah satu siswa kelas XII dari kelas P.3B, mengaku tidak mengalami kendala berarti berkat pembekalan intensif yang diterimanya di sekolah.
“Semua sudah sesuai dengan apa yang kita pelajari sebelum mengikuti TKA,” ungkap Deski singkat.
Dengan sinergi yang kuat antara pihak sekolah, guru, siswa, serta pemangku kepentingan terkait, SMAN 13 Palembang optimis mampu mencetak generasi unggul yang siap melangkah mantap menuju perguruan tinggi impian. (Fir/Red)



















