PALEMBANG – Implementasi program kelas industri yang dijalankan secara konsisten oleh SMK Negeri Sumatera Selatan (Sumsel) terbukti sukses mencetak lulusan unggul yang siap diserap langsung oleh dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Melalui skema ini, para siswa tidak sekadar belajar secara teoretis di kelas, melainkan dibekali dengan pengalaman magang intensif di berbagai perusahaan rekanan resmi.
Menanggapi keberhasilan program adaptif ini, Kepala SMK Negeri Sumatera Selatan, Drs. H. Zulkarnain, M.T., menegaskan komitmen institusinya dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif. Beliau menekankan bahwa SMK Negeri Sumsel memprioritaskan kesetaraan akses bagi seluruh elemen masyarakat tanpa memandang status sosial maupun latar belakang ekonomi.
“SMK Negeri Sumsel senantiasa membuka pintu lebar bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan kalangan. Semua anak didik kami didukung penuh untuk memperoleh pendidikan bermutu tinggi, penguatan karakter, serta kesempatan emas guna mengasah kompetensi teknis sesuai dengan bidang keahlian yang mereka minati,” tutur Zulkarnain. Beliau menambahkan bahwa keberagaman latar belakang sosial-ekonomi siswa justru menjadi fondasi kokoh untuk melahirkan lingkungan belajar yang inklusif dan saling mendukung dalam meraih cita-cita.
Dampak konkret dari visi link-and-match tersebut dirasakan langsung oleh para alumni, salah satunya Niana Dian Agustin, lulusan Kompetensi Keahlian Perhotelan. Menurut Niana, keterlibatan sekolah dalam program kelas industri berperan sebagai jembatan strategis yang memperkenalkan atmosfer kerja riil kepada siswa sejak dini.
“Lewat program khusus kelas industri di SMK Negeri Sumsel, beberapa siswa mendapatkan peluang berharga untuk menjalani magang mendalam di sektor perhotelan,” ungkap Niana. Ia memaparkan bahwa sinergi kuat antara pihak sekolah dan korporasi juga membuka jalur rekrutmen langsung pasca-kelulusan melalui proses seleksi kerja yang terstruktur.
Baru-baru ini, salah satu mitra industri sekolah, PT Tongji Seribu Rasa, menggelar proses seleksi kerja yang diikuti oleh sekitar 22 alumni. Dari ketatnya persaingan tersebut, 8 alumni dari jurusan perhotelan dinyatakan lolos dan berhasil diterima bekerja. Langkah rekrutmen ini sejalan dengan ekspansi usaha PT Tongji yang kini merambah ke industri restoran baru di berbagai pusat perbelanjaan, di samping lini bisnis minuman yang telah mapan. Selain itu, terdapat juga alumni yang berhasil terserap di akomodasi ternama lainnya.
Berikut adalah daftar alumni SMK Negeri Sumsel yang sukses diterima kerja melalui program ini:
Fathir – PT Tongji Seribu Rasa
Niana Dian Agustin – PT Tongji Seribu Rasa
Nabiilah Bilqis Kalea – PT Tongji Seribu Rasa
Rizky Ramadhan – PT Tongji Seribu Rasa
Amalia Putri – PT Tongji Seribu Rasa
Ikrimah Wahdaniah – PT Tongji Seribu Rasa
R.A Chelsea Apriani – PT Tongji Seribu Rasa
Jelita Sarah – PT Tongji Seribu Rasa
Faris Hamzah – Hotel The Alt
Bagi rekan-rekannya yang belum berhasil lolos, Niana berpesan agar tidak patah arang dan tetap optimis mencari peluang lain. Ia menyarankan agar para pencari kerja mematangkan persiapan wawancara dengan mempelajari tipikal pertanyaan dari HRD perusahaan. Niana juga mengapresiasi bimbingan disiplin tinggi yang ditanamkan oleh jajaran guru serta kepala jurusan selama ia menempuh pendidikan dan menjalani magang selama sembilan bulan di Hotel Ilumino Palembang.
Keberhasilan program ini juga mendapat apresiasi positif dari pihak wali murid. Ayu Yolanda, orang tua dari Niana Dian Agustin, menyatakan bahwa dukungan penuh para orang tua melalui komite sekolah menjadi elemen krusial dalam menyukseskan program pendidikan formal ini. Menurutnya, sekolah selalu mengedepankan komunikasi yang baik, toleransi, dan tidak pernah memaksakan kebijakan kepada wali murid.
“Dunia kerja menuntut kedisiplinan tingkat tinggi, manajemen waktu, dan etika profesi yang kuat. Apa yang telah dibentuk secara konsisten oleh SMK Negeri Sumsel terbukti menjadi modal utama anak-anak kami untuk beradaptasi dengan cepat dan membangun karier yang cemerlang di industri,” pungkas Ayu.
(Firdaus)





















