Example floating
Example floating
Uncategorized

Sinergi Jaga Kamtibmas, Kasrem 044/Gapo Hadiri Apel Ojol dan Buruh Bersama Kapolri di Palembang

46
×

Sinergi Jaga Kamtibmas, Kasrem 044/Gapo Hadiri Apel Ojol dan Buruh Bersama Kapolri di Palembang

Sebarkan artikel ini

Penrem 044/Gapo, 8 Maret 2026

Palembang – Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri mewakili Danrem 044/Gapo menghadiri Apel Ojek Online dan Buruh Kamtibmas bertajuk “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” yang digelar di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026).

 

Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo tersebut, menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan pengamanan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pekerja ojek online, buruh, serta elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sumatera Selatan.

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri telah mempersiapkan berbagai langkah guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini. Ia juga melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan sarana dan prasarana serta personel Polri yang akan bertugas di lapangan.

 

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aspek pengamanan berjalan optimal, termasuk mengantisipasi potensi bencana alam yang dapat mengganggu perjalanan masyarakat selama periode mudik.

 

Dalam kesempatan itu pula, Kapolri secara langsung memeriksa berbagai kesiapan operasional guna meyakinkan seluruh jajaran mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang akan melakukan perjalanan ke kampung halaman.

 

Kapolri yang didampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis serta Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, turut meninjau stand pameran milik Korem 044/Gapo yang menampilkan berbagai informasi serta kontribusi satuan dalam mengantisipasi bencana.

 

Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri menyampaikan bahwa kehadiran Korem 044/Gapo dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya bersama menjaga stabilitas keamanan menjelang momentum mudik Lebaran, terutama dalam mengantisipasi bencana yang mungkin terjadi.

 

“Melalui kegiatan apel ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas ojek online dan buruh, dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sumatera Selatan,” ujar Kolonel Inf Andi Gus Wulandri.

 

Ia juga menambahkan bahwa Korem 044/Gapo siap mendukung upaya pengamanan yang dilakukan bersama jajaran terkait guna memastikan masyarakat dapat menjalankan perjalanan mudik dengan aman, tertib, dan lancar. (Firdaus)

Example 120x600
RILIS RESMI POLDA SUMSEL ALTERNATIF JUDUL: 1. Tragedi Laka Maut di Lintas Sumatera Muratara: 16 Korban Tewas Terbakar, Polda Sumsel Aktifkan Tim DVI 2. Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Meninggal Dunia, Tim Pusdokkes Polri Turun Tangan 3. Identifikasi Korban Kecelakaan Maut Muratara Dipusatkan di RS Bhayangkara Palembang, 16 Jenazah Dievakuasi 4. Update Laka Maut Muratara: Polisi Temukan Barang Berbahaya di Bus ALS, Korban Meninggal Capai 16 Orang 5. Kapolres Muratara dan Kabid Humas Polda Sumsel Pastikan Penanganan Maksimal Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mengonfirmasi penanganan intensif terhadap kecelakaan lalu lintas menonjol yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Peristiwa kecelakaan ganda yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah mobil tangki tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka-luka. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa insiden memilukan ini terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 12.00 WIB. Saat ini, Polda Sumsel telah mengaktifkan Operasi Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk mengidentifikasi jenazah para korban yang sebagian besar mengalami luka bakar serius. Kecelakaan bermula saat Bus ALS dengan nomor polisi BK-7778-DL yang dikemudikan Alif (44) melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi. Setibanya di lokasi kejadian, bus diduga berupaya menghindari lubang jalan sehingga hilang kendali dan berbelok ke jalur kanan. Pada saat bersamaan, muncul Mobil Tangki R6 Seleraya yang dikemudikan Aryanto (49) dari arah berlawanan, sehingga tabrakan frontal tidak terhindarkan dan memicu ledakan serta kebakaran hebat pada kedua kendaraan. Berdasarkan data terbaru dari tim di lapangan, total korban meninggal dunia berjumlah 16 orang, terdiri dari 14 penumpang bus serta pengemudi dan penumpang mobil tangki. Selain itu, terdapat tiga korban luka berat yang saat ini dirawat intensif di RSUD Rupit, serta satu orang kenek bus mengalami luka ringan. Seluruh jenazah korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk proses identifikasi oleh Tim DVI Polri. Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti di dalam bus yang menjadi perhatian penyidik. Temuan tersebut meliputi tabung gas di bagasi, kursi kayu, mesin motor, hingga dua unit sepeda motor yang berada di dalam dan di depan bus. Barang-barang ini diduga memperparah dampak kebakaran saat ledakan terjadi. Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen penuh dalam memberikan kepastian kepada keluarga korban melalui proses identifikasi yang akurat. “Kami menyampaikan duka cita mendalam. Tim DVI Pusdokkes Polri bersama ahli forensik dari Laboratorium DNA saat ini bekerja tanpa henti di RS Bhayangkara untuk mengidentifikasi 16 kantong jenazah agar segera bisa diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Nandang. Penyidik Satlantas Polres Muratara juga tengah mendalami faktor kelalaian dan kondisi infrastruktur jalan di lokasi kejadian. Estimasi kerugian materiel akibat hangusnya kedua kendaraan mencapai Rp500.000.000. Saat ini, kepolisian terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran lalu lintas di area tersebut dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Polda Sumsel mengimbau kepada masyarakat yang merasa memiliki anggota keluarga yang menumpang Bus ALS tersebut untuk segera melapor ke Posko DVI di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang atau menghubungi nomor darurat yang telah disediakan. DAFTAR KORBAN SELAMAT: 1. Jumiatun (35), penumpang bus asal Pati, Jawa Tengah — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 2. Ngadiono (44), penumpang bus asal Pati, Jawa Tengah — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 3. Muhammad Fahrul Hubaidi (31), penumpang bus asal Tegal — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 4. M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek bus asal Riau — mengalami luka lecet di kaki dan tangan serta diamankan di Kantor Satlantas Polres Muratara. ⠀ DAFTAR KORBAN MENINGGAL DUNIA (TERIDENTIFIKASI AWAL): 1. Aryanto (49), pengemudi Mobil Tangki Seleraya, warga Lubuk Linggau. 2. Martono (48), penumpang Mobil Tangki Seleraya, warga Desa Belani, Muratara. 3. Alif (44), pengemudi Bus ALS, asal Jawa Tengah. 4. Saf (50), kenek Bus ALS, warga Medan. 5. Maleh (42), kenek Bus ALS, warga Medan. Sebanyak 11 korban lainnya masih dalam proses identifikasi oleh Tim DVI Polri di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang.
Uncategorized

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mengonfirmasi penanganan intensif…