Example floating
Example floating
Uncategorized

Perkuat Sinergi dan Kepedulian, DPD REI Sumsel Gelar Buka Puasa Bersama, Santunan Anak Yatim, dan MoU dengan Indosat

70
×

Perkuat Sinergi dan Kepedulian, DPD REI Sumsel Gelar Buka Puasa Bersama, Santunan Anak Yatim, dan MoU dengan Indosat

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG – Keluarga besar Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Selatan menggelar acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama yang berlangsung khidmat di Ballroom Hotel Harper Palembang, Senin (9/3/2026). Acara ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pengembang, pemerintah, dan stakeholder terkait di awal tahun 2026.

Acara dibuka langsung oleh Ketua DPD REI Sumsel, Zewwy Salim. Dalam sambutannya, Zewwy menyampaikan rasa syukur atas kehadiran anggota yang mencapai 35% dari total seluruh anggota REI Sumsel, termasuk perwakilan komisariat dari Lubuk Linggau dan Lahat.

“Alhamdulillah, di tahun 2025 lalu kita telah mencatatkan sejarah dengan pencapaian pendidikan nasional bagi anggota. Kami juga sangat mengapresiasi Pemerintah Provinsi dan Kota yang terus mendukung kemudahan perizinan pembangunan rumah, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” ujar Zewwy.

Dukungan Pemerintah dan Investasi

Hadir memberikan sambutan, Kepala Dinas Perkim Sumsel, Ir. H. Novian Aswardani, ST., MM., IPM., ASEAN. Eng, memberikan apresiasi tinggi atas capaian REI Sumsel yang telah menyerap FLPP hingga 16.500 unit.

“Saya menyatakan kepada seluruh pengembang, jika ada hambatan investasi di kabupaten/kota, lapor ke saya. Kami akan memfasilitasi percepatan tersebut untuk menjaga iklim investasi perumahan di Sumsel tetap tumbuh baik,” tegas Novian. Ia juga mengingatkan para pengembang untuk selalu menyelaraskan lahan dengan RTRW agar investasi tetap aman.

Sementara itu, Asisten II Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, yang mewakili Wakil Wali Kota Palembang, menekankan pentingnya sinkronisasi antara pembangunan perumahan dengan infrastruktur dasar seperti air bersih (PDAM) dan akses jalan.

Kolaborasi Digital: 20.000 Unit Indosat HiFi

Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara DPD REI Sumsel dengan Indosat Ooredoo Hutchison. Kerjasama ini bertujuan untuk penyediaan layanan internet rumah kabel (fiber) melalui produk Indosat HiFi.

Head Regional Sumsel Indosat menyatakan, “Indosat bangga dapat berkolaborasi dengan REI. Melalui kerjasama ini, kami menargetkan penyediaan 20.000 unit layanan HiFi di berbagai kawasan perumahan cluster di Sumatera Selatan sebagai nilai tambah bagi konsumen.”

Kepedulian Sosial dan Doa Bersama

Nuansa religius semakin kental dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh Habib Ahmad Alwi Alkaf. Beliau mengingatkan bahwa manusia yang paling dicintai Allah adalah mereka yang paling bermanfaat bagi orang lain, termasuk para pengembang yang menyediakan hunian bagi masyarakat.

Sebagai wujud syukur dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan, acara ditutup dengan:

  • Pemberian santunan kepada puluhan anak dari panti asuhan di Kota Palembang.

  • Penandatanganan prasasti kerjasama (MoU) antara DPD REI Sumsel dan Indosat.

  • Buka puasa bersama

Kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan peran aktif REI Sumsel dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Selatan. (Firdaus)

Example 120x600
RILIS RESMI POLDA SUMSEL ALTERNATIF JUDUL: 1. Tragedi Laka Maut di Lintas Sumatera Muratara: 16 Korban Tewas Terbakar, Polda Sumsel Aktifkan Tim DVI 2. Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Meninggal Dunia, Tim Pusdokkes Polri Turun Tangan 3. Identifikasi Korban Kecelakaan Maut Muratara Dipusatkan di RS Bhayangkara Palembang, 16 Jenazah Dievakuasi 4. Update Laka Maut Muratara: Polisi Temukan Barang Berbahaya di Bus ALS, Korban Meninggal Capai 16 Orang 5. Kapolres Muratara dan Kabid Humas Polda Sumsel Pastikan Penanganan Maksimal Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mengonfirmasi penanganan intensif terhadap kecelakaan lalu lintas menonjol yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Peristiwa kecelakaan ganda yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah mobil tangki tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka-luka. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa insiden memilukan ini terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 12.00 WIB. Saat ini, Polda Sumsel telah mengaktifkan Operasi Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk mengidentifikasi jenazah para korban yang sebagian besar mengalami luka bakar serius. Kecelakaan bermula saat Bus ALS dengan nomor polisi BK-7778-DL yang dikemudikan Alif (44) melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi. Setibanya di lokasi kejadian, bus diduga berupaya menghindari lubang jalan sehingga hilang kendali dan berbelok ke jalur kanan. Pada saat bersamaan, muncul Mobil Tangki R6 Seleraya yang dikemudikan Aryanto (49) dari arah berlawanan, sehingga tabrakan frontal tidak terhindarkan dan memicu ledakan serta kebakaran hebat pada kedua kendaraan. Berdasarkan data terbaru dari tim di lapangan, total korban meninggal dunia berjumlah 16 orang, terdiri dari 14 penumpang bus serta pengemudi dan penumpang mobil tangki. Selain itu, terdapat tiga korban luka berat yang saat ini dirawat intensif di RSUD Rupit, serta satu orang kenek bus mengalami luka ringan. Seluruh jenazah korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk proses identifikasi oleh Tim DVI Polri. Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti di dalam bus yang menjadi perhatian penyidik. Temuan tersebut meliputi tabung gas di bagasi, kursi kayu, mesin motor, hingga dua unit sepeda motor yang berada di dalam dan di depan bus. Barang-barang ini diduga memperparah dampak kebakaran saat ledakan terjadi. Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen penuh dalam memberikan kepastian kepada keluarga korban melalui proses identifikasi yang akurat. “Kami menyampaikan duka cita mendalam. Tim DVI Pusdokkes Polri bersama ahli forensik dari Laboratorium DNA saat ini bekerja tanpa henti di RS Bhayangkara untuk mengidentifikasi 16 kantong jenazah agar segera bisa diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Nandang. Penyidik Satlantas Polres Muratara juga tengah mendalami faktor kelalaian dan kondisi infrastruktur jalan di lokasi kejadian. Estimasi kerugian materiel akibat hangusnya kedua kendaraan mencapai Rp500.000.000. Saat ini, kepolisian terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran lalu lintas di area tersebut dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Polda Sumsel mengimbau kepada masyarakat yang merasa memiliki anggota keluarga yang menumpang Bus ALS tersebut untuk segera melapor ke Posko DVI di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang atau menghubungi nomor darurat yang telah disediakan. DAFTAR KORBAN SELAMAT: 1. Jumiatun (35), penumpang bus asal Pati, Jawa Tengah — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 2. Ngadiono (44), penumpang bus asal Pati, Jawa Tengah — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 3. Muhammad Fahrul Hubaidi (31), penumpang bus asal Tegal — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 4. M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek bus asal Riau — mengalami luka lecet di kaki dan tangan serta diamankan di Kantor Satlantas Polres Muratara. ⠀ DAFTAR KORBAN MENINGGAL DUNIA (TERIDENTIFIKASI AWAL): 1. Aryanto (49), pengemudi Mobil Tangki Seleraya, warga Lubuk Linggau. 2. Martono (48), penumpang Mobil Tangki Seleraya, warga Desa Belani, Muratara. 3. Alif (44), pengemudi Bus ALS, asal Jawa Tengah. 4. Saf (50), kenek Bus ALS, warga Medan. 5. Maleh (42), kenek Bus ALS, warga Medan. Sebanyak 11 korban lainnya masih dalam proses identifikasi oleh Tim DVI Polri di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang.
Uncategorized

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mengonfirmasi penanganan intensif…