Palembang (Kemenag Sumsel) —
Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan memberikan penekanan khusus pada peran vital madrasah dalam mencetak generasi yang berkarakter. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Wisuda Tahfidz Al-Qur’an di MAN 1 Palembang, Selasa (10/2/2026).
Membawa pesan bertajuk “Membumikan Al-Qur’an, Melangitkan Generasi Qur’an”, Kakanwil mengingatkan bahwa kekuatan utama madrasah terletak pada keseimbangan ilmu umum dan kedalaman pemahaman agama.
Dalam arahan di depan 286 wisudawan, Kakanwil menegaskan bahwa madrasah tidak boleh kehilangan jati dirinya. Menurutnya, madrasah harus terus konsisten menjadi institusi yang melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an agar tetap relevan dan memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.
“Madrasah harus konsen agar tidak kehilangan karakteristiknya di masyarakat. Kita lahir untuk menyumbangkan generasi yang tidak hanya pintar, tapi juga Qurani,” tegasnya.
Selain memberikan motivasi terkait hafalan Al-Qur’an, Kakanwil juga menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian akademik MAN 1 Palembang. Ia secara khusus memberikan apresiasi atas keberhasilan empat siswa yang berhasil menembus seleksi pendidikan di Kairo, Mesir.
“Ini merupakan suatu kebanggaan besar bagi keluarga besar Kemenag. Keberhasilan siswa kita menembus Kairo membuktikan bahwa lulusan madrasah memiliki daya saing global yang luar biasa,” tambahnya.
Dukungan Kakankemenag Palembang
Sejalan dengan visi Kakanwil, Kakankemenag Kota Palembang Muflikhul Hasan, yang turut mendampingi dalam acara tersebut, menyatakan bahwa program tahfidz merupakan keunggulan mutlak madrasah saat ini. Ia berharap wisuda ini menjadi pemantik bagi seluruh siswa untuk terus mengukir prestasi yang membanggakan orang tua.
Acara yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh Kasi Penmad, jajaran Kepala Madrasah Negeri, Ketua Komite, serta unsur Babinsa dan Babhinkamtibmas SU 1 Palembang. (Firdaus)




















