Example floating
Example floating
Uncategorized

Usung Program Sadar Jaga Alam dan Ibadah, KUA Sukarami Palembang Raih Penghargaan KUA Ekoteologi 

49
×

Usung Program Sadar Jaga Alam dan Ibadah, KUA Sukarami Palembang Raih Penghargaan KUA Ekoteologi 

Sebarkan artikel ini

Palembang –  Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukarami Palembang meraih penghargaan KUA Ekoteologi pada Anugerah Layanan KUA 2025 di Tangerang, Banten, Jumat (12/12/2025) malam. Mengusung Program Sadar Jaga Alam dan Ibadah atau Sajadah, KUA Sukarami menjadi salah satu KUA yang dinilai berhasil mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian lingkungan.

Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Abu Rokhmad menjelaskan, Anugerah Layanan KUA 2025 merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi ribuan insan KUA di seluruh Indonesia. Tahun ini, penghargaan diberikan kepada KUA dan pemerintah daerah yang dinilai mampu menghadirkan layanan terbaik di berbagai bidang. Di antaranya: KUA Multilayanan, KUA Ekoteologi, KUA Berbasis Digital, KUA Tertib Administrasi, dan KUA Inspiratif. Penghargaan juga diberikan kepada KUA yang unggul dalam pemberdayaan dana sosial keagamaan, pencegahan konflik keagamaan, inovasi program penyuluhan, serta layanan ramah kelompok rentan.

Tahun ini juga diberikan Kategori Khusus Tokoh Perubahan KUA, sebagai bentuk apresiasi kepada individu yang dinilai berkontribusi signifikan dalam mendorong inovasi, memperkuat kualitas layanan, dan menginspirasi percepatan transformasi KUA di tingkat nasional.

“Lebih dari 12.000 penghulu, 28.000 penyuluh agama, serta 35.000 pelaksana layanan setiap hari bekerja memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan keagamaan yang terbaik. Penghargaan ini bukan ajang perlombaan, melainkan apresiasi atas kerja nyata para pelaksana layanan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan publik Kementerian Agama,” jelas Abu Rokhmad.

KUA Ekoteologi sendiri adalah KUA yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian lingkungan, menjalankan program untuk menjadikan menjaga alam sebagai bagian dari ibadah, seperti menanam pohon saat akad nikah atau membangun taman hijau di kantor, sebagai wujud tanggung jawab iman dan amanah Tuhan untuk merawat bumi.

KUA Sukarami memiliki Program KUA Sadar Jaga Alam dan Ibadah atau Sajadah, sebuah inisiatif yang menggabungkan nilai-nilai keagamaan dengan upaya pelestarian lingkungan. Program ini diharapkan menjadi model pembinaan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada urusan keagamaan, tetapi juga menguatkan kepedulian terhadap alam sebagai bagian dari tanggung jawab spiritual. Melalui program ini, KUA tidak hanya menjadi pusat layanan pernikahan dan bimbingan keluarga, tetapi juga pusat edukasi pelestarian dan peduli lingkungan yang berbasis ajaran agama.

“Melalui program Sajadah ini, menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah. Kami ingin masyarakat Sukarami memahami bahwa kepedulian terhadap alam merupakan amanah keagamaan,” ujar Syafarudin Bina, Kepala KUA Kecamatan Sukarami.

Menurut Syafarudin, ada beberapa program ekoteologi lingkungan yang telah dan sedang dijalankan KUA Sukarami, antara lain edukasi keagamaan bertema lingkungan, seperti kajian masjid ramah lingkungan, khutbah bertema konservasi, bimbingan penyuluhan bertema pelestarian lingkungan. Selain itu, ada Gerakan KUA Hijau berupa penanaman pohon di sekitar fasilitas umum dan lingkungan rumah ibadah serta Bimbingan Pra-Nikah dan BP4 lingkungan, yang menekankan pentingnya membangun keluarga dengan kesadaran menjaga alam bagi para calon pengantin.

“Pada program KUA Hijau, KUA juga ikut berbenah dengan menekankan pada ramah lingkungan, hemat energi listrik, kebersihan lingkungan, penghijauan lingkungan dan fasilitas yang ramah dan nyaman bagi para calon pengantin dan masyarakat yang datang ke kantor. Ada juga kegiatan kolaborasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, Puskesmas, pengurus masjid, sekolah dan masyarakat setempat dalam kampanye pengurangan sampah dan penggunaan energi ramah lingkungan,” jelas Syafarudin Bina.

Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi atas keberhasilan KUA Sukarami meraih penghargaan KUA Ekoteologi. Menurut Syafitri, hal ini merupakan bukti kepedulian KUA Sukarami dalam pelestarian lingkungan dan alam, yang merupakan salah satu Asta Protas Menteri Agama yaitu Ekoteologi.

“Mudah-mudahan prestasi ini dapat menjadi inspirasi dan pendorong bagi KUA-KUA lain dan seluruh satuan kerja Kemenag yang ada di Sumsel, untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam menjaga lingkungan sekitarnya,” harap Syafitri. (Firdaus)

Example 120x600