Example floating
Example floating
Uncategorized

Tiga Dekade Mengabdi untuk Negeri, Dr. Sugiyono Resmi Purnabakti dari Kepala SMAN 1 Palembang

14
×

Tiga Dekade Mengabdi untuk Negeri, Dr. Sugiyono Resmi Purnabakti dari Kepala SMAN 1 Palembang

Sebarkan artikel ini

“Jangan berpikir apa yang bisa kita ambil, tetapi pikirkan apa yang sudah bisa kita berikan untuk tempat kita bekerja.” — Dr. Drs. Sugiyono, M.M.

PALEMBANG — Setelah mendedikasikan diri selama kurang lebih 30 tahun di dunia pendidikan, Dr. Drs. Sugiyono, M.M., resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala SMA Negeri 1 Palembang pada Jumat (30/10/2026). Terhitung mulai 1 November 2026, ia memasuki masa purnabakti setelah mencapai batas usia pensiun 60 tahun.

Momen perpindahan babak ini dirasakan sebagai pengalaman yang sangat emosional sekaligus penuh rasa syukur. Perjalanan panjang kariernya—dari status CPNS hingga dipercaya memegang sejumlah posisi strategis—menjadi fondasi penting dalam perjalanan hidupnya.

Perjalanan Karier yang Penuh Kenangan

Selama 16 tahun mengemban amanah sebagai kepala sekolah, Sugiyono mencatatkan sejumlah pengalaman berkesan. Salah satu pencapaian tertingginya adalah ketika dipercaya memimpin SMA Negeri 3 Palembang, sebelum akhirnya mengabdi di SMA Negeri 1 Palembang, sekolah tertua di Bumi Sriwijaya yang berdiri sejak tahun 1950.

“Setelah mengabdi kurang lebih 30 tahun, alhamdulillah saya bisa sampai di titik ini. Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, karena tidak bisa dipungkiri bahwa banyak rekan-rekan kita yang belum tentu bisa mencapai titik ini,” ungkap Sugiyono saat ditemui, Jumat (30/10/2026).

Ia tak lupa mengapresiasi seluruh warga sekolah, mulai dari guru, staf tata usaha, hingga petugas kebersihan (office boy). Menurutnya, SMAN 1 Palembang memiliki sistem kerja tertata yang didukung oleh peningkatan kompetensi SDM yang luar biasa. Ia berharap sekolah ini tidak hanya menjadi yang terbaik di Sumatera Selatan, tetapi juga mampu bersaing di kancah nasional.

Warisan Prinsip “RKK”: Rukun, Kompak, dan Kebersamaan

Salah satu hal paling berharga yang ditinggalkan Sugiyono adalah ikatan kekeluargaan di lingkungan sekolah. Selama memimpin, ia selalu menanamkan prinsip RKK, yaitu:

* Rukun

* Kompak

* Kebersamaan

Bagi Sugiyono, nilai kekeluargaan dan kerukunan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif sekaligus mendongkrak prestasi siswa dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Pesan Bermakna untuk Guru dan Siswa

Menjelang akhir masa pengabdiannya, Sugiyono menitipkan pesan moral yang kuat kepada para pendidik, pegawai, maupun siswa SMAN 1 Palembang:

* Pesan untuk Guru dan Pegawai: Mempertahankan kinerja positif yang telah dibangun serta terus berkontribusi secara tulus.

“Jangan berpikir apa yang bisa kita ambil, tetapi pikirkan apa yang sudah bisa kita berikan untuk SMA Negeri 1 dan tempat kita bekerja.”

 

* Pesan untuk Siswa: Menempuh pendidikan dengan dedikasi penuh melalui rumus sederhana namun mendalam:

“Pertama, belajar. Kedua, belajar. Ketiga, tetap belajar.”

 

Purnabakti bukanlah akhir dari segalanya, melainkan momentum untuk mengenang dedikasi dan kebersamaan. Keluarga besar SMA Negeri 1 Palembang tentu akan terus merawat semangat dan budaya positif yang telah ditanamkan oleh sosok pemimpin berdedikasi tinggi ini. (Fir)

Example 120x600