PALEMBANG – PT PDPDE Hilir resmi memulai penjajakan kerja sama strategis dengan perusahaan teknologi energi asal China, JeeYee Solar Energy Co., Ltd, untuk mentransformasi infrastruktur penerangan di Sumatera Selatan. Kolaborasi ini mengusung misi besar mempercepat kemandirian energi berbasis green economy (ekonomi hijau) di Bumi Sriwijaya.
Langkah ini sejalan dengan gerakan nasional Asta Cita yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam poin swasembada energi dan pembangunan dari pinggiran. Pertemuan perdana yang berlangsung di Palembang ini dihadiri oleh Direktur Operasional PDPDE Hilir, Dharmawan Ma’ruf, CEO JeeYee, Roger Chan, serta Koordinator Relawan GSN Asta Cita Sumsel, Abdul Aziz.
Solusi Tanpa Kabel untuk Wilayah Terisolir
Proyek ini akan diawali dengan Pilot Project di Kota Palembang sebelum menyisir area-area yang sulit dijangkau jaringan listrik konvensional. Keunggulan teknologi yang dibawa oleh JeeYee Solar Energy terletak pada efisiensi instalasi yang tidak memerlukan penarikan kabel transmisi (SUTET) yang mahal dan memakan waktu.
”Kami menyasar wilayah perairan dan daerah terpencil. Dengan lampu jalan bertenaga surya, tantangan geografis Sumsel bukan lagi penghalang. Wilayah yang selama ini gelap saat malam akan segera terang benderang menggunakan energi bersih,” ujar Dharmawan Ma’ruf.
Transformasi Ekonomi Lewat Energi Bersih
Selain lampu jalan (PJU), kedua belah pihak memproyeksikan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk skala rumah tangga dan industri di masa depan. Hal ini diyakini akan menjadi mesin baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
”Listrik adalah kunci produktivitas. Jika transportasi sungai bisa beroperasi maksimal di malam hari dan masyarakat pelosok bisa mengakses internet dengan daya listrik yang stabil, maka ekonomi rakyat akan bergerak jauh lebih cepat,” tambah Abdul Aziz.
Sumatera Selatan Menuju Hub Energi Nasional
CEO JeeYee, Roger Chan, optimistis Sumatera Selatan memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan energi terbarukan di Indonesia. Realisasi fisik kerja sama ini ditargetkan dimulai dalam waktu dekat setelah proses survei lapangan dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi tuntas dilakukan.
Manajemen PDPDE Hilir mengimbau seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung penuh inisiatif ini guna menciptakan iklim investasi yang sehat.
”Visi kami jelas: Menjadikan Sumsel pionir energi hijau di Indonesia. Kita tidak hanya bicara soal lampu, tapi soal masa depan energi yang mandiri dan berkelanjutan,” tutup Dharmawan.
(Firdaus)




















