Palembang (Kemenag Sumsel) – Suasana di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Palembang pada Selasa (9/6/2026) siang terasa berbeda dari biasanya. Riuh rendah suara anak-anak berpadu dengan aroma harum makanan yang baru saja dibagikan. Hari itu, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di madrasah tersebut mendapat kunjungan langsung dari Inspektur Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Irjen Kemenag RI), Khairunas.
Dalam peninjauan ini, Irjen Khairunas didampingi Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumatra Selatan, Syafitri Irwan, beserta jajaran pejabat. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Kepala MIN 2 Palembang, Siti Ajnaimah, bersama seluruh jajaran dewan guru yang telah bersiap sejak pagi.
Bukan sekadar peninjauan formal dengan setumpuk berkas evaluasi, kehadiran Irjen Khairunas justru mencairkan suasana. Ia memilih membaur, melangkah di antara meja-meja kayu, dan berbincang dengan para siswa yang sedang asyik menikmati rona bekal bergizi mereka.
Momen humanis tercipta saat Irjen menghampiri salah satu siswa, Afifah. Dengan senyum kebapakan, Khairunas langsung mengajak Afifah mengobrol santai untuk mendengar testimoni jujur dari sang penerima manfaat program.
“Bagaimana makanannya, enak atau tidak?” tanya Khairunas ramah sembari menunjuk menu sehat di hadapan mereka.
“Enak, Pak!” jawab Afifah tanpa ragu, memancing senyum sumringah dari orang nomor satu di Itjen Kemenag tersebut.
Tak berhenti di urusan isi piring, Khairunas juga memotret kualitas pelayanan pendidikan di MIN 2 Palembang secara langsung dari perspektif siswanya.
“Kalau belajarnya di sini bagaimana? Nyaman tidak? Ibu dan Bapak gurunya baik-baik, kan?” seloroh Khairunas. Pertanyaan itu pun langsung disambut dengan anggukan mantap dan jawaban-jawaban positif dari para siswa yang mengaku betah belajar di sana.
Di sela-sela interaksi tersebut, Kepala MIN 2 Palembang, Siti Ajnaimah, memberikan penjelasan rinci kepada Irjen Khairunas dan Kakanwil Syafitri Irwan mengenai manajemen pelaksanaan MBG di lingkungannya. Siti memaparkan bahwa pihak madrasah telah menyusun SOP yang matang, termasuk dalam menghadapi kondisi-kondisi tertentu.
“Kami telah mengatur regulasi ini secara presisi, termasuk bagaimana mekanisme penyaluran saat siswa memasuki masa libur sekolah atau ketika terjadi kondisi tertentu,” ujar Siti Ajnaimah.
Ia menjelaskan, saat libur sekolah, koordinasi dengan pihak penyedia katering atau dapur umum disesuaikan agar tidak ada kalori yang terbuang sia-sia. Begitu pula pada kondisi tertentu seperti cuaca ekstrem atau kegiatan luar madrasah, pihaknya telah menyiapkan skema distribusi alternatif agar hak nutrisi anak-anak tetap terpenuhi dengan baik dan higienis.
Mendengar penjelasan tersebut, Irjen Kemenag RI memberikan apresiasi atas kesiapan tata kelola di MIN 2 Palembang. Ia menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis ini adalah pilar penting untuk membangun generasi madrasah yang cerdas, sehat, dan kompetitif.
Dukungan penuh dari Kanwil Kemenag Sumsel serta kesiapan teknis dari pihak madrasah menjadi garansi bahwa program nasional ini dapat berjalan berkelanjutan. Siang itu, MIN 2 Palembang tidak hanya sukses menyajikan makanan yang mengenyangkan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana sebuah program negara dikelola dengan hati dan tanggung jawab. (Humas Kemenag Sumsel)



















