PALEMBANG – SMAN 3 Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kreativitas dan prestasi pelajar melalui kegiatan kompetisi bertajuk “Histeria” yang melibatkan berbagai ekstrakurikuler dan cabang perlombaan.
Kepala SMAN 3 Palembang, Drs. Sugiyono mengatakan kegiatan lomba seperti ini sangat penting sebagai wadah bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan dan hasil latihan yang selama ini dilakukan di sekolah maupun di ekstrakurikuler masing-masing.
Menurutnya, tanpa adanya perlombaan, potensi dan kemampuan siswa sulit terlihat secara luas. Karena itu, ajang kompetisi menjadi ruang bagi peserta didik untuk membuktikan diri bahwa mereka mampu meraih prestasi dan menjadi juara.
“Ajang seperti ini penting karena memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk membuktikan dirinya bahwa mereka bisa berprestasi. Kalau tanpa lomba, mungkin kemampuan mereka hanya terlihat di lingkungan sekolah saja,” ujar Sugiyono.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan perlombaan memiliki nilai penting bagi masa depan siswa, terutama jika sertifikat atau penghargaan yang diberikan mendapat pengesahan dari instansi resmi seperti Dinas Pendidikan maupun instansi terkait lainnya.
“Supaya kegiatan ini memiliki nilai lebih, sertifikatnya ditandatangani oleh dinas terkait. Kalau lomba sejarah mungkin bisa melibatkan dinas pariwisata, sehingga nantinya dapat menjadi nilai tambahan bagi siswa, termasuk untuk jalur SNBP,” jelasnya.
Sugiyono turut memberikan motivasi kepada seluruh peserta lomba agar tetap semangat meskipun tidak semuanya berhasil menjadi juara.
“Dalam lomba pasti ada yang menang dan ada yang belum berhasil. Tapi tetaplah menjadi siswa yang memiliki semangat tinggi untuk terus mencoba dan terus berlomba. Suatu saat pasti bisa menjadi pemenang,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua OSIS SMAN 3 Palembang, Farel menjelaskan bahwa kegiatan “Histeria” melibatkan delapan ekstrakurikuler dengan total 13 cabang lomba utama dan sekitar 18 kategori perlombaan secara keseluruhan.
Beberapa cabang lomba yang digelar di antaranya speech, storytelling, tari kreasi, cheerleaders level 2 dan level 4, LTBB putra-putri dan campuran, lomba vokal solo, PMR, ketangkasan tandu, cerdas cermat, hingga turnamen Mobile Legends.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menghadirkan expo dari delapan organisasi dan komunitas yang ikut berpartisipasi memeriahkan acara.
Farel mengatakan kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak dan sponsor, termasuk sejumlah lembaga pendidikan serta instansi lainnya.
“Untuk kegiatan ini ada banyak pihak yang mendukung. Ada Pena Taruna, English One, dan juga dukungan dari Kodam II/Sriwijaya karena ada alumni dari SMAN 3 yang ikut membantu,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan pengembangan dari program kerja OSIS tahun sebelumnya yang kala itu bernama “Awesome: A Wonderful Semata Competition”.
“Kalau tahun sebelumnya hanya melibatkan sekitar lima ekskul, tahun ini lebih banyak lagi ekskul yang ikut serta dan cabang lombanya juga semakin berkembang. Ini program kerja OSIS yang tentunya didukung penuh oleh pihak sekolah,” pungkasnya.
Firdaus


















