Example floating
Example floating
Uncategorized

Serah terima Retreat Laskar Pandu Satria kepada orang tua bersamaan dengan Penutupan MPLS TA 2025/2026

110
×

Serah terima Retreat Laskar Pandu Satria kepada orang tua bersamaan dengan Penutupan MPLS TA 2025/2026

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, SUMSEL – Siswa SMA Negeri 16 Palembang mengikuti kegiatan retreat yang bertujuan membentuk karakter, menumbuhkan kedisiplinan, serta meningkatkan mindset positif siswa. Program retreat ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menanggulangi masalah kenakalan remaja dan meningkatkan kualitas generasi muda.

Salah satu peserta retreat, RM. Farrel Sulaiman Gufi, siswa kelas XI.4 yang berdomisili di Jl. Betawi Raya, Lebung Gajah Palembang, menyampaikan kesan positifnya terhadap kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangat baik bagi siswa. Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Harris dari staf TNI sebagai pelatih yang telah memberikan kesan luar biasa, serta kepada Bapak Tampubolon selaku Pembina Laskar Pandu Satria yang sudah menjalankan tugas dengan sangat baik,” ujar Farrel.

Farrel juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung program kepala sekolah SMAN 16 Palembang yang akan merekrut siswa yang kurang disiplin agar bisa dibina melalui retreat. Menurutnya, pembinaan melalui kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masa depan siswa agar menjadi lebih baik.

Sementara itu, siswa kelas X.6, M. Revano Ramadan, warga Jl. Griya Sako Permai Palembang, mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan lingkungan baru di lokasi retreat. “Awalnya saya mengalami masalah kesehatan ringan, tapi karena tekad untuk berubah, saya berusaha semangat kembali. Saya yakin, kalau orang lain bisa berubah, saya juga bisa,” ungkap Revano penuh semangat.

Kepala SMAN 16 Palembang, Dra. Hj. Ema Nurnisya Putri, M.M, menjelaskan bahwa terdapat empat kriteria prioritas dalam pembinaan siswa, yaitu mindset, skill, karakter, dan attitude. Melalui kegiatan retreat, siswa dibentuk untuk memiliki pola pikir yang lebih baik, dilatih kedisiplinan, dan diarahkan agar mampu menjadi panutan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Program retreat ini sangat luar biasa dan bermanfaat. Tapi kami juga selektif dalam memilih siswa, karena tidak semua siswa memiliki kemauan untuk berubah. Yang kami cari adalah siswa yang punya keinginan kuat untuk memperbaiki diri,” jelas Ema.

Guru Bimbingan dan Konseling SMAN 16 Palembang, Agus Santriwen, S.Pd., M.Si, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan sekolah terhadap program pemerintah. “Saya ditugaskan untuk memilih siswa yang masuk kategori membutuhkan pembinaan. Harapannya, mereka akan kembali menjadi pribadi yang lebih baik dan menjadi teladan bagi teman-temannya,” ujar Agus.

Rencananya, pada bulan Oktober 2025, sekolah akan kembali mengirimkan siswa dalam gelombang perekrutan berikutnya. Bagi siswa yang telah mengikuti retreat, mereka diharapkan bisa menjadi role model dan motivator bagi adik kelas.

Selain itu, pihak sekolah menegaskan bahwa tidak akan ada tindakan kekerasan dalam proses pendidikan karakter ini, karena semua pelatihan dilakukan dengan pendekatan profesional dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Dengan pelaksanaan program retreat ini, SMAN 16 Palembang berharap lahirnya generasi siswa yang disiplin, berkarakter kuat, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Program ini pun diharapkan terus berlanjut karena terbukti membawa dampak positif dalam dunia pendidikan. (Firdaus)

Example 120x600
RILIS RESMI POLDA SUMSEL ALTERNATIF JUDUL: 1. Tragedi Laka Maut di Lintas Sumatera Muratara: 16 Korban Tewas Terbakar, Polda Sumsel Aktifkan Tim DVI 2. Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Meninggal Dunia, Tim Pusdokkes Polri Turun Tangan 3. Identifikasi Korban Kecelakaan Maut Muratara Dipusatkan di RS Bhayangkara Palembang, 16 Jenazah Dievakuasi 4. Update Laka Maut Muratara: Polisi Temukan Barang Berbahaya di Bus ALS, Korban Meninggal Capai 16 Orang 5. Kapolres Muratara dan Kabid Humas Polda Sumsel Pastikan Penanganan Maksimal Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mengonfirmasi penanganan intensif terhadap kecelakaan lalu lintas menonjol yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Peristiwa kecelakaan ganda yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah mobil tangki tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka-luka. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa insiden memilukan ini terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 12.00 WIB. Saat ini, Polda Sumsel telah mengaktifkan Operasi Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk mengidentifikasi jenazah para korban yang sebagian besar mengalami luka bakar serius. Kecelakaan bermula saat Bus ALS dengan nomor polisi BK-7778-DL yang dikemudikan Alif (44) melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi. Setibanya di lokasi kejadian, bus diduga berupaya menghindari lubang jalan sehingga hilang kendali dan berbelok ke jalur kanan. Pada saat bersamaan, muncul Mobil Tangki R6 Seleraya yang dikemudikan Aryanto (49) dari arah berlawanan, sehingga tabrakan frontal tidak terhindarkan dan memicu ledakan serta kebakaran hebat pada kedua kendaraan. Berdasarkan data terbaru dari tim di lapangan, total korban meninggal dunia berjumlah 16 orang, terdiri dari 14 penumpang bus serta pengemudi dan penumpang mobil tangki. Selain itu, terdapat tiga korban luka berat yang saat ini dirawat intensif di RSUD Rupit, serta satu orang kenek bus mengalami luka ringan. Seluruh jenazah korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk proses identifikasi oleh Tim DVI Polri. Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti di dalam bus yang menjadi perhatian penyidik. Temuan tersebut meliputi tabung gas di bagasi, kursi kayu, mesin motor, hingga dua unit sepeda motor yang berada di dalam dan di depan bus. Barang-barang ini diduga memperparah dampak kebakaran saat ledakan terjadi. Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen penuh dalam memberikan kepastian kepada keluarga korban melalui proses identifikasi yang akurat. “Kami menyampaikan duka cita mendalam. Tim DVI Pusdokkes Polri bersama ahli forensik dari Laboratorium DNA saat ini bekerja tanpa henti di RS Bhayangkara untuk mengidentifikasi 16 kantong jenazah agar segera bisa diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Nandang. Penyidik Satlantas Polres Muratara juga tengah mendalami faktor kelalaian dan kondisi infrastruktur jalan di lokasi kejadian. Estimasi kerugian materiel akibat hangusnya kedua kendaraan mencapai Rp500.000.000. Saat ini, kepolisian terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran lalu lintas di area tersebut dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Polda Sumsel mengimbau kepada masyarakat yang merasa memiliki anggota keluarga yang menumpang Bus ALS tersebut untuk segera melapor ke Posko DVI di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang atau menghubungi nomor darurat yang telah disediakan. DAFTAR KORBAN SELAMAT: 1. Jumiatun (35), penumpang bus asal Pati, Jawa Tengah — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 2. Ngadiono (44), penumpang bus asal Pati, Jawa Tengah — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 3. Muhammad Fahrul Hubaidi (31), penumpang bus asal Tegal — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 4. M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek bus asal Riau — mengalami luka lecet di kaki dan tangan serta diamankan di Kantor Satlantas Polres Muratara. ⠀ DAFTAR KORBAN MENINGGAL DUNIA (TERIDENTIFIKASI AWAL): 1. Aryanto (49), pengemudi Mobil Tangki Seleraya, warga Lubuk Linggau. 2. Martono (48), penumpang Mobil Tangki Seleraya, warga Desa Belani, Muratara. 3. Alif (44), pengemudi Bus ALS, asal Jawa Tengah. 4. Saf (50), kenek Bus ALS, warga Medan. 5. Maleh (42), kenek Bus ALS, warga Medan. Sebanyak 11 korban lainnya masih dalam proses identifikasi oleh Tim DVI Polri di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang.
Uncategorized

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mengonfirmasi penanganan intensif…