PALEMBANG – Ada momen menarik dalam kunjungan reses Tahap V Tahun Anggaran 2026 yang dilakukan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Daerah Pemilihan (Dapil) II di SMK Negeri 2 Palembang, Kamis (12/2/2026). Aspirasi yang disampaikan siswa tidak hanya dicatat, tetapi langsung dipenuhi di tempat oleh para wakil rakyat.
Momen tersebut terjadi saat sesi dialog terbuka antara rombongan DPRD Sumsel dengan pihak sekolah. Salah seorang siswa menyampaikan permohonan bantuan pengadaan pendingin ruangan (AC) untuk masjid di lingkungan SMKN 2 Palembang guna meningkatkan kenyamanan beribadah.
Mendengar permintaan tersebut, Ketua Badan Kehormatan DPRD Sumsel, Ir. H. Zulfikri Kadir (PDI Perjuangan), bersama anggota DPRD Sumsel Dapil II lainnya yang hadir, langsung memberikan respons positif dan menyatakan kesiapan mereka untuk memenuhi bantuan tersebut secara pribadi dan kolektif.
“Aspirasi tidak selalu harus menunggu birokrasi yang panjang jika itu untuk kepentingan ibadah dan kenyamanan siswa. Kami dari Dapil II langsung menyanggupi untuk pengadaan AC masjid SMKN 2 ini,” tegas Zulfikri Kadir di hadapan para guru dan siswa.
Komitmen Mengawal Pendidikan di Tengah Efisiensi
Selain aksi respons cepat tersebut, pimpinan rombongan yang juga Wakil Ketua DPRD Sumsel, H. Nopianto, S.Sos., MM (NasDem), menjelaskan bahwa reses ini merupakan bentuk komitmen legislatif dalam mengawal kualitas pendidikan meski daerah sedang menghadapi efisiensi anggaran sebesar Rp1,9 triliun.
Beberapa poin krusial yang diserap dalam pertemuan tersebut antara lain:
* Revitalisasi Alat Praktik: Kepala Sekolah SMKN 2 Palembang, H. Suparman, mengeluhkan alat praktik yang tertinggal (tahun 2012) sementara industri sudah masuk era digital dan hybrid.
* Kepastian Status P3K: Penjelasan mengenai jaminan hari tua bagi P3K sesuai UU No. 20 Tahun 2023 oleh H.M. Anwar Al-Syadat (PKS).
* Regulasi Komite Sekolah: Perlunya aturan yang jelas agar kontribusi orang tua siswa melalui komite sekolah tidak menjadi polemik dan tetap akuntabel.
Sinergi Lintas Partai
Koordinator Reses, Hj. Zaitun, SH., MKn (Gerindra), menambahkan bahwa kehadiran anggota dari berbagai fraksi seperti Muhammad Yansuri, S.Ip (Golkar), Tamtama Tanjung, SH (Demokrat), dan Fajar Febriansyah, ST., M.I.Kom (PAN) menunjukkan kekompakan Dapil II dalam memperjuangkan wilayah Palembang.
“Reses adalah jembatan komunikasi. Apa yang bisa kami bantu secara langsung, akan kami eksekusi. Namun, untuk kebijakan besar seperti sarana prasarana praktik dan regulasi komite, akan kami bawa ke rapat paripurna untuk menjadi prioritas pemerintah provinsi,” pungkas Hj. Zaitun.
Kegiatan reses ini dijadwalkan terus berlanjut hingga 17 Februari 2026 di berbagai kecamatan di Kota Palembang guna memastikan aspirasi masyarakat terserap secara menyeluruh. (Firdaus)




















