Palembang – Program pengimbasan instruktur sepeda motor listrik yang merupakan bagian dari Program Instruktur Naik Kelas Direktorat Vokasi Kementerian Pendidikan resmi dilaksanakan di LKP Siap Mandiri, Palembang. Kegiatan ini diikuti oleh para instruktur dari berbagai lembaga pelatihan dengan tujuan meningkatkan kompetensi dan kesiapan tenaga pengajar dalam menghadapi era kendaraan listrik yang terus berkembang.
Pendamping kedinasan instruktur dari Jakarta, Chandra, hadir langsung memberikan bimbingan dan supervisi. Dalam keterangannya, Chandra menjelaskan bahwa meski latar belakang dirinya bukan dari dunia sepeda motor, namun pengalamannya di industri otomotif sudah sangat panjang.
“Saya dari lembaga sertifikasi kompetensi teknik sepeda motor. Walaupun sebenarnya background saya bukan dari sepeda motor, tetapi dari mobil. Saya dulu 8 tahun di Toyota Astra Motor sebagai instruktur. Kemudian 15 tahun di Politeknik Astra pada program Diplomatika Otomotif. Setelah itu saya juga di Wuling selama 5 tahun,” ungkap Chandra.
Ia menambahkan bahwa dirinya telah berkecimpung cukup lama di lembaga sertifikasi sejak tahun 2016. “Dari RSP kemudian ditarik ke RSK. Jadi di lembaga sertifikasi saya sudah cukup lama. Saya ditugaskan kementerian untuk mendampingi program ini, karena teman-teman mendesain Program Instruktur Naik Kelas, program dari Kementerian,” ujarnya.
Chandra juga sempat bertemu dengan Bu Awalindi, staf khusus Direktorat Kursus dan Pelatihan Kementerian Pendidikan, yang kebetulan sedang berada di Palembang. “Tadi malam saya ngobrol dengan Bu Awalindi. Beliau ada di Palembang, di Hotel Arya Duta, bareng sama saya, tapi tidak satu kamar,” selorohnya disambut tawa peserta.
Sementara itu, Kepala SMKN 2 Palembang, H. Suparman, S.Pd., M.Si., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat, baik dari LKP Siap Mandiri, lembaga sertifikasi, hingga Dinas Pendidikan Kota Palembang.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap pendidikan vokasi, khususnya dunia kursus dan pelatihan. Program seperti ini sangat dibutuhkan untuk memastikan instruktur kita memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi,” ujarnya.
Program pengimbasan ini diharapkan dapat memperkuat kualitas instruktur sepeda motor listrik di Palembang dan sekitarnya, sekaligus mendorong peningkatan kualitas SDM vokasi yang siap menghadapi transformasi industri otomotif nasional menuju kendaraan berbasis listrik. (Firdaus)



















