Example floating
Example floating
Uncategorized

Pemkot Palembang Kembali Rombak Pejabat Tinggi Pratama, Adrianus Amri Kini Jabat Kepala DPMPTSP Palembang

173
×

Pemkot Palembang Kembali Rombak Pejabat Tinggi Pratama, Adrianus Amri Kini Jabat Kepala DPMPTSP Palembang

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG,- Pemerintah Kota Palembang melakukan kembali melakukan perombakan di jajaran pejabat tinggi pratama dan administrator di lingkungan pemerintah kota. Keputusan ini tertuang dalam Lampiran Keputusan Wali Kota Palembang Nomor 821.2/291/BKPSDM-III/2025 dan berlaku efektif 26 September 2025.

​Pergeseran posisi strategis ini melibatkan beberapa kepala dinas dan sekretaris dinas. Di antara para pejabat yang dilantik, M. Raimon Lauri AR, S.STP., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Palembang, kini menduduki posisi sebagai Kepala Dinas Sosial Kota Palembang.

​Adrianus Amri, S.STP., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, kini dipercayakan untuk memimpin Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Palembang. Sementara itu, Muhammad Affan Prapanca, ST., MT., beralih dari Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang.

​Perubahan juga terjadi pada jabatan Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang yang kini dijabat oleh Drs. Kiagus Sulaiman Amin, yang sebelumnya juga memegang jabatan yang sama. Dewi Isnaini, M.Si., yang semula Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palembang, kini mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palembang.

​Pergeseran juga terlihat di tingkat Sekretaris Dinas. Yusfia Apriani, SE., M.Si., yang sebelumnya Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kota Palembang, kini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palembang. Faisal Riza, ST., MT., yang sebelumnya Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Palembang, kini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kota Palembang.

​Robby Yulyadi, ST., M.Si., yang semula Penata Penyehatan Lingkungan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Palembang, kini menjadi Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Palembang. M. Heru Hermawan, S.STP., SH. M.Si., dari Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Palembang, kini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Palembang.

​M. Irman, S.STP., M.Si., yang sebelumnya Camat Ilir Timur Dua Kota Palembang, kini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Palembang. Santia Zahara, AP., MH., dari Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palembang, kini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Palembang. Terakhir, Allan Gunery, S.STP., MH., dari Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Palembang, kini dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palembang.

​Pergeseran ini diharapkan dapat membawa semangat baru dan peningkatan kinerja di lingkungan Pemerintah Kota Palembang dalam melayani masyarakat. (Fir)

Example 120x600
RILIS RESMI POLDA SUMSEL ALTERNATIF JUDUL: 1. Tragedi Laka Maut di Lintas Sumatera Muratara: 16 Korban Tewas Terbakar, Polda Sumsel Aktifkan Tim DVI 2. Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Meninggal Dunia, Tim Pusdokkes Polri Turun Tangan 3. Identifikasi Korban Kecelakaan Maut Muratara Dipusatkan di RS Bhayangkara Palembang, 16 Jenazah Dievakuasi 4. Update Laka Maut Muratara: Polisi Temukan Barang Berbahaya di Bus ALS, Korban Meninggal Capai 16 Orang 5. Kapolres Muratara dan Kabid Humas Polda Sumsel Pastikan Penanganan Maksimal Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mengonfirmasi penanganan intensif terhadap kecelakaan lalu lintas menonjol yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Peristiwa kecelakaan ganda yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah mobil tangki tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka-luka. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa insiden memilukan ini terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 12.00 WIB. Saat ini, Polda Sumsel telah mengaktifkan Operasi Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk mengidentifikasi jenazah para korban yang sebagian besar mengalami luka bakar serius. Kecelakaan bermula saat Bus ALS dengan nomor polisi BK-7778-DL yang dikemudikan Alif (44) melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi. Setibanya di lokasi kejadian, bus diduga berupaya menghindari lubang jalan sehingga hilang kendali dan berbelok ke jalur kanan. Pada saat bersamaan, muncul Mobil Tangki R6 Seleraya yang dikemudikan Aryanto (49) dari arah berlawanan, sehingga tabrakan frontal tidak terhindarkan dan memicu ledakan serta kebakaran hebat pada kedua kendaraan. Berdasarkan data terbaru dari tim di lapangan, total korban meninggal dunia berjumlah 16 orang, terdiri dari 14 penumpang bus serta pengemudi dan penumpang mobil tangki. Selain itu, terdapat tiga korban luka berat yang saat ini dirawat intensif di RSUD Rupit, serta satu orang kenek bus mengalami luka ringan. Seluruh jenazah korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk proses identifikasi oleh Tim DVI Polri. Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti di dalam bus yang menjadi perhatian penyidik. Temuan tersebut meliputi tabung gas di bagasi, kursi kayu, mesin motor, hingga dua unit sepeda motor yang berada di dalam dan di depan bus. Barang-barang ini diduga memperparah dampak kebakaran saat ledakan terjadi. Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen penuh dalam memberikan kepastian kepada keluarga korban melalui proses identifikasi yang akurat. “Kami menyampaikan duka cita mendalam. Tim DVI Pusdokkes Polri bersama ahli forensik dari Laboratorium DNA saat ini bekerja tanpa henti di RS Bhayangkara untuk mengidentifikasi 16 kantong jenazah agar segera bisa diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Nandang. Penyidik Satlantas Polres Muratara juga tengah mendalami faktor kelalaian dan kondisi infrastruktur jalan di lokasi kejadian. Estimasi kerugian materiel akibat hangusnya kedua kendaraan mencapai Rp500.000.000. Saat ini, kepolisian terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran lalu lintas di area tersebut dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Polda Sumsel mengimbau kepada masyarakat yang merasa memiliki anggota keluarga yang menumpang Bus ALS tersebut untuk segera melapor ke Posko DVI di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang atau menghubungi nomor darurat yang telah disediakan. DAFTAR KORBAN SELAMAT: 1. Jumiatun (35), penumpang bus asal Pati, Jawa Tengah — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 2. Ngadiono (44), penumpang bus asal Pati, Jawa Tengah — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 3. Muhammad Fahrul Hubaidi (31), penumpang bus asal Tegal — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 4. M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek bus asal Riau — mengalami luka lecet di kaki dan tangan serta diamankan di Kantor Satlantas Polres Muratara. ⠀ DAFTAR KORBAN MENINGGAL DUNIA (TERIDENTIFIKASI AWAL): 1. Aryanto (49), pengemudi Mobil Tangki Seleraya, warga Lubuk Linggau. 2. Martono (48), penumpang Mobil Tangki Seleraya, warga Desa Belani, Muratara. 3. Alif (44), pengemudi Bus ALS, asal Jawa Tengah. 4. Saf (50), kenek Bus ALS, warga Medan. 5. Maleh (42), kenek Bus ALS, warga Medan. Sebanyak 11 korban lainnya masih dalam proses identifikasi oleh Tim DVI Polri di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang.
Uncategorized

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mengonfirmasi penanganan intensif…