Example floating
Example floating
Uncategorized

Ormas di Sumsel Perkuat Sinergi, Cegah Konflik Horizontal dan Jaga Stabilitas Sosial

2
×

Ormas di Sumsel Perkuat Sinergi, Cegah Konflik Horizontal dan Jaga Stabilitas Sosial

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG — Penguatan stabilitas sosial dan pencegahan konflik horizontal menjadi perhatian serius organisasi kemasyarakatan di Sumatera Selatan. Pembina Ormas Harimau Sumatera Bersatu, Diky Haitami, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas organisasi sebagai fondasi menjaga persatuan dan stabilitas sosial.

 

Ia menilai konsolidasi antarormas sebagai kebutuhan strategis dalam menjaga ketertiban dan keamanan di tengah dinamika sosial yang berkembang.

 

“Ormas memiliki peran penting dalam menjaga kohesi sosial. Komunikasi dan sinergi lintas organisasi menjadi kunci mencegah konflik horizontal yang berpotensi merugikan masyarakat dan daerah,” ujar Diky Haitami.

 

Ia menambahkan bahwa sinergi antarormas harus dilandasi kesadaran hukum, etika organisasi, dan komitmen kebangsaan.

 

“Ormas harus menjunjung tinggi supremasi hukum serta menjadi mitra konstruktif pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum,” katanya.

 

 

Melalui forum silaturahmi lintas organisasi yang digelar di Kota Palembang, Forum Cakar Sriwijaya Sumatera Selatan bersama PMPB dan Pemuda Pancasila, serta Ormas Harimau Sumatra Bersatu, menegaskan komitmen bersama menjaga keamanan, ketertiban umum, dan kohesi sosial masyarakat.

 

Forum lintas ormas ini dipandang sebagai langkah konsolidatif untuk memperkuat komunikasi antarorganisasi dan mencegah potensi gesekan, sekaligus menegaskan peran strategis ormas sebagai pilar pendukung stabilitas daerah dan nasional.

 

Pimpinan Forum Cakar Sriwijaya Sumatera Selatan menekankan bahwa perbedaan identitas organisasi tidak boleh menjadi sumber konflik di tengah masyarakat.

“Ormas memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menjaga persatuan dan ketertiban masyarakat. Perbedaan latar belakang organisasi harus menjadi kekuatan sosial, bukan pemicu perpecahan,” ujarnya.

 

Perwakilan PMPB dalam forum tersebut menyatakan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi lintas organisasi guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban umum tetap kondusif.

 

“Setiap persoalan di lapangan harus diselesaikan melalui dialog dan musyawarah. PMPB berkomitmen menjaga stabilitas dan tidak membenarkan segala bentuk kekerasan,” kata perwakilan PMPB.

 

Sementara itu, Pemuda Pancasila menegaskan sikap organisasinya dalam mendukung terciptanya ketertiban umum dan perdamaian sosial melalui pendekatan persuasif dan komunikasi terbuka.

 

“Pemuda Pancasila berkomitmen menjadi bagian dari solusi. Setiap dinamika yang terjadi harus disikapi secara dewasa dan mengedepankan musyawarah,” ujarnya.

 

Dalam forum tersebut, seluruh pihak menyepakati sejumlah prinsip bersama, antara lain menolak segala bentuk bentrokan dan kekerasan antarorganisasi, mengedepankan dialog dan musyawarah dalam penyelesaian persoalan, siap bersinergi menjaga kondusivitas wilayah, serta mendukung penegakan hukum terhadap oknum yang mencederai nama baik organisasi kemasyarakatan.

 

Forum silaturahmi lintas organisasi ini diharapkan menjadi model penguatan kohesi sosial berbasis komunikasi dan kolaborasi, sekaligus mempertegas peran organisasi kemasyarakatan sebagai elemen penting dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan nasional.  (Firdaus)

Example 120x600