Example floating
Example floating
Uncategorized

MPLS Ramah SMK Negeri 5 Palembang Perkuat Pencegahan Bullying, Narkoba, dan Intoleransi Sejak Hari Pertama Sekolah

2
×

MPLS Ramah SMK Negeri 5 Palembang Perkuat Pencegahan Bullying, Narkoba, dan Intoleransi Sejak Hari Pertama Sekolah

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288

PALEMBANG – SMK Negeri 5 Palembang memanfaatkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai langkah awal membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan, penyalahgunaan narkoba, serta tindakan intoleransi. Sebanyak 275 peserta didik baru yang terbagi dalam 10 rombongan belajar mengikuti rangkaian kegiatan MPLS selama lima hari, 13–17 Juli 2026.

 

Kepala SMK Negeri 5 Palembang, Bambang Riadi, S.Pd., M.Pd., mengatakan materi yang diberikan kepada peserta didik baru tidak hanya sebatas pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga pembentukan karakter melalui berbagai edukasi yang melibatkan sejumlah instansi.

 

“Kami ingin siswa baru memahami sejak awal bahwa sekolah adalah tempat yang aman dan nyaman untuk belajar. Karena itu mereka dibekali materi tentang bahaya narkoba, pencegahan bullying, bijak bermedia sosial, menghormati orang tua, hingga membangun hubungan yang baik dengan sesama teman,” ujarnya.

 

Selama pelaksanaan MPLS, sekolah menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan, Polrestabes Palembang, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), tenaga kesehatan dari Puskesmas Kampus, serta guru Bimbingan Konseling (BK).

 

Materi yang disampaikan meliputi bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan kekerasan, perundungan dan intoleransi, edukasi kesehatan remaja, hingga literasi digital agar siswa mampu menggunakan media sosial secara bijak dan terhindar dari pengaruh negatif seperti judi online dan kejahatan siber.

 

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Negeri 5 Palembang, Aan Novrianto, S.T., M.Kom., mengatakan pendidikan karakter menjadi prioritas sekolah sejak hari pertama peserta didik memasuki lingkungan sekolah.

 

“Kami ingin seluruh siswa merasa aman, dihargai, dan diterima di lingkungan sekolah. Karena itu sejak MPLS mereka diberikan pemahaman mengenai pentingnya saling menghormati, menjauhi tindakan perundungan, serta berani melaporkan apabila menemukan atau mengalami kekerasan di lingkungan sekolah,” katanya.

 

Menurut Aan, keterlibatan berbagai instansi dalam MPLS menjadi bentuk sinergi untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta didik mengenai berbagai persoalan yang saat ini banyak dihadapi remaja.

 

“Harapan kami, siswa SMK Negeri 5 Palembang tidak hanya memiliki kompetensi di bidang keahlian, tetapi juga berkarakter, berintegritas, bebas dari narkoba, anti-bullying, menghargai perbedaan, serta mampu menjadi generasi yang bertanggung jawab di sekolah maupun di masyarakat,” jelasnya.

 

Selain mendapatkan materi pembentukan karakter, peserta didik juga dikenalkan dengan budaya sekolah, tata tertib, Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Gerakan Cinta Orang Tua, serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan bakat dan minat.

 

Melalui MPLS Ramah, SMK Negeri 5 Palembang berharap seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik, tumbuh dalam lingkungan belajar yang positif, serta menjadi generasi yang unggul, berprestasi, dan berakhlak mulia. (Fir)

Example 120x600