Example floating
Example floating
Uncategorized

MAN 1 Palembang Mantapkan Persiapan Hadapi TKA Kelas 12, Gelar Geladi Bersih dan Bimbingan Intensif di Tengah Situasi Kabut Asap

4
×

MAN 1 Palembang Mantapkan Persiapan Hadapi TKA Kelas 12, Gelar Geladi Bersih dan Bimbingan Intensif di Tengah Situasi Kabut Asap

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Palembang menunjukkan keseriusan penuh dalam mempersiapkan peserta didik kelas 12 untuk menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA). Keterangan resmi terkait pelaksanaan geladi bersih dan langkah strategis madrasah ini disampaikan oleh Wakil Kepala (Waka) Humas MAN 1 Palembang, Ahmad Alamsyah, S.E., M.Pd., Rabu (14/10/2026).

Pelaksanaan geladi bersih TKA ini berlangsung selama empat hari, mulai dari hari Senin hingga Kamis tanggal 12 sampai 15. Kegiatan dibagi menjadi tiga sesi setiap harinya untuk mengakomodasi seluruh siswa kelas 12 yang berjumlah 333 orang dari kelas 12.01 hingga 12.10.

Sebagaimana disampaikan oleh pihak madrasah, seluruh siswa kelas 12 yang berjumlah 333 orang mengikuti kegiatan ini tanpa ada kendala yang berarti selama dua hari pelaksanaannya, didukung dengan sarana prasarana seperti lab komputer dan perangkat pendukung yang telah disediakan dengan baik oleh pihak madrasah.

Kesiapan Teknis dan Pencegahan Kecurangan

Untuk memastikan kelancaran dan integritas ujian, pihak madrasah telah membentuk panitia khusus yang terdiri atas proktor, pengawas, dan teknisi. Guna meminimalisir potensi kecurangan, MAN 1 Palembang menerapkan sistem pengawasan ketat, mulai dari pengaturan jarak antarpeserta, pengaktifan kamera pengawas, hingga larangan membawa gawai (HP) ke dalam ruang ujian. Dalam satu ruangan ujian, ditempatkan satu proktor, satu teknisi, dan dua orang pengawas.

Pihak madrasah juga meluruskan anggapan seputar pengaruh nilai TKA terhadap rapor dan kelulusan siswa. Berdasarkan instruksi Menteri, nilai TKA tidak menentukan kelulusan maupun mempengaruhi nilai rapor yang murni dihitung dari proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selama satu tahun atau dua semester di kelas 12. Kendati demikian, nilai TKA sangat menunjang dan memberikan nilai tambah bagi siswa saat mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Suara dan Tanggapan Siswa Kelas 12

Terkait persiapan tersebut, para siswa kelas 12, termasuk di antaranya Suci Rahmadini, Rehan Farizki, dan Davina Klana dari kelas XII.5, mengungkapkan pandangan mereka mengenai tantangan ujian ini. Mereka menilai TKA cukup menantang, terutama pada mata pelajaran matematika yang banyak menggunakan soal cerita serta bahasa Indonesia yang membutuhkan kemampuan literasi dan daya cerna yang kuat.

Para siswa menyarankan agar angkatan berikutnya dapat mempersiapkan diri jauh-jauh hari dan tidak belajar secara mendadak, mengingat soal-soal latihan dari simulasi seringkali mengecoh. Mereka juga mengapresiasi bimbingan yang sangat baik dari guru-guru di sekolah dalam membantu persiapan mereka. Selain fokus menghadapi ujian, para siswa kelas 12 juga menyampaikan kerinduan dan harapan agar acara perpisahan sekolah — sebagai kenangan terakhir masa sekolah yang tidak bisa diulang — dapat terlaksana dengan kompak meski terkadang ada kendala perbedaan pendapat atau biaya.

Antisipasi Soal dan Bimbingan Teknis (Bimtek)

Menanggapi aspirasi siswa terkait adanya materi soal prediksi yang belum sepenuhnya didapatkan di kelas reguler, pihak madrasah bergerak cepat dengan mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) khusus. Melalui Bimtek ini, guru-guru memberikan pembahasan langsung ke soal-soal prediksi beserta trik dan cara cepat mengerjakannya.

Menjelang pelaksanaan TKA gelombang kedua yang diperkirakan berlangsung pada awal November mendatang, siswa tetap diberikan pendampingan oleh guru mata pelajaran untuk membahas soal-soal yang berkaitan dengan materi yang belum diajarkan.

Kebijakan Khusus Hadapi Dampak Kabut Asap

Terkait situasi lingkungan yang terdampak kabut asap, MAN 1 Palembang mengambil kebijakan adaptif. Untuk kelas 10 dan 11, pembelajaran dialihkan menggunakan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) melalui platform seperti Zoom guna mengutamakan kesehatan siswa dari risiko ISPA.

Namun, perlakuan khusus diberikan kepada siswa kelas 12 mengingat urgensi persiapan TKA. Siswa kelas 12 tetap diwajibkan hadir ke madrasah secara terbatas pada pukul 09.00 hingga 11.00 WIB—waktu saat kondisi kabut sudah mulai berkurang—untuk mengikuti bimbingan intensif dan persiapan TKA.

Di sisi lain, Kepala MAN 1 Palembang, Widyawati, S.Pd., M.M., turut menyampaikan harapannya. Pihak madrasah menilai pembahasan materi persiapan TKA tidak akan efektif jika dilakukan sepenuhnya melalui PJJ. Oleh karena itu, anak-anak kelas 12 diarahkan datang ke madrasah pada jam-jam yang lebih aman. Kesehatan siswa tetap menjadi nomor satu, namun di sisi lain Kepala Madrasah berharap agar hak belajar dan persiapan masa depan para siswa tetap berjalan optimal. (Fir/Red)

Example 120x600