Example floating
Example floating
Uncategorized

Kriminalitas di Sumsel Turun 17 Persen, Polda Sumsel Paparkan Capaian Kinerja Sepanjang 2025

25
×

Kriminalitas di Sumsel Turun 17 Persen, Polda Sumsel Paparkan Capaian Kinerja Sepanjang 2025

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar rilis akhir tahun 2025 untuk memaparkan capaian kinerja sekaligus evaluasi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama satu tahun terakhir. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Sumsel, Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H., sebagai wujud akuntabilitas publik dan transparansi institusi kepolisian.

 

Dalam paparannya, Kapolda Sumsel menyampaikan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukum Sumatera Selatan sepanjang tahun 2025 berada dalam kondisi aman dan kondusif. Hal ini tercermin dari menurunnya angka tindak pidana umum secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Sepanjang tahun 2025, jumlah tindak pidana umum tercatat sebanyak 11.885 perkara. Angka tersebut mengalami penurunan sebanyak 2.497 perkara atau sekitar 17,36 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 14.382 perkara. Dari jumlah tersebut, jajaran Polda Sumsel berhasil menyelesaikan sebanyak 7.110 perkara melalui proses penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

 

Selain penurunan kriminalitas, Polda Sumsel juga mencatat tren positif di bidang keselamatan berlalu lintas. Selama tahun 2025, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas menurun sebanyak 107 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini merupakan hasil dari peningkatan kegiatan preventif, edukatif, serta penegakan hukum lalu lintas yang dilakukan secara konsisten.

 

Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi menegaskan bahwa penurunan angka kriminalitas dan fatalitas kecelakaan lalu lintas tidak terlepas dari kerja keras seluruh personel kepolisian serta dukungan aktif masyarakat. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Sumatera Selatan.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa Polda Sumsel terus berkomitmen menjalankan tugas konstitusional secara optimal. Pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta penegakan hukum, kata dia, dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas.

 

Di bidang pemberantasan narkotika, Polda Sumsel meningkatkan intensitas penindakan terhadap peredaran gelap narkoba. Sepanjang tahun 2025, jumlah perkara narkotika tercatat sebanyak 1.913 perkara atau meningkat 15,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan masifnya upaya penegakan hukum yang dilakukan jajaran kepolisian.

 

Salah satu pengungkapan menonjol adalah penyitaan 38,45 kilogram sabu oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel dan jajaran. Di antaranya, Satlantas Polres Banyuasin berhasil mengungkap peredaran narkotika dengan barang bukti sabu seberat 24,28 kilogram.

 

Selain fokus pada penegakan hukum, Polda Sumsel juga turut mendukung program prioritas nasional Presiden Republik Indonesia. Pada sektor ketahanan pangan, Polda Sumsel mencatat hasil panen jagung mencapai 186.273,38 ton sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kemandirian pangan.

 

Tak hanya itu, dalam mendukung program makan bergizi gratis, Polda Sumsel telah menyiapkan 55 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang didukung 24 unit kendaraan distribusi di berbagai wilayah Sumatera Selatan.

 

Dalam pembinaan internal, Polda Sumsel memberikan penghargaan kepada 1.072 personel berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas dalam bertugas. Penghargaan tersebut termasuk pemberian 114 Pin Emas Kapolda kepada personel yang dinilai memiliki kinerja luar biasa.

 

Meski demikian, Polda Sumsel tetap menerapkan penegakan disiplin secara tegas. Sepanjang tahun 2025 tercatat 45 perkara pelanggaran disiplin. Sementara itu, jumlah Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) mengalami penurunan dari 21 personel pada tahun 2024 menjadi 17 personel pada tahun 2025.

 

Sebagai penutup, Kapolda Sumsel menyampaikan apresiasi kepada insan pers dan seluruh masyarakat atas peran kontrol sosial yang konstruktif. Ke depan, Polda Sumsel berkomitmen terus berinovasi dalam pelayanan publik, di antaranya melalui pemanfaatan Smart CCTV serta pengembangan pupuk organik berbahan eceng gondok sebagai bentuk kontribusi nyata kepolisian kepada masyarakat Sumatera Selatan. (Firdaus)

Example 120x600