PALEMBANG, 16 Juli 2026 – SMA Negeri 8 Palembang resmi melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru kelas 10 tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini dirancang secara komprehensif untuk membangun fondasi akademik dan karakter siswa agar siap mengukir prestasi selama tiga tahun ke depan.
Kepala SMAN 8 Palembang, Agus Sunaryo, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa MPLS merupakan momentum krusial bagi siswa baru untuk beradaptasi. Melalui kegiatan ini, siswa dikenalkan pada lingkungan fisik sekolah, metode pembelajaran efektif, hingga penyelarasan program intrakurikuler dan ekstrakurikuler.
“Harapan saya, proses kegiatan MPLS ini diikuti secara serius oleh seluruh siswa kelas 10. Dengan mengenal cara belajar dan lingkungan sekolah sejak awal, fondasi anak-anak akan terbangun kuat untuk mengarungi masa pendidikan 3 tahun di SMAN 8 Palembang. Mulailah hari ini untuk mengangkat nama sekolah agar menjadi lebih berprestasi,” ujar Agus Sunaryo saat memberikan keterangan resmi.
Kolaborasi Pemateri Internal dan Ahli Eksternal
Untuk memberikan pembekalan yang optimal, SMAN 8 Palembang memberdayakan para guru internal yang telah memiliki kompetensi tinggi. Namun, untuk materi spesifik yang membutuhkan keahlian khusus, pihak sekolah berkolaborasi dengan instansi luar, seperti pihak Kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran.
Kehadiran tim pemadam kebakaran pada hari ketiga secara khusus ditujukan untuk memberikan edukasi mitigasi bencana dan keselamatan instalasi listrik, mengingat pentingnya kewaspadaan terhadap infrastruktur bangunan sekolah.
Demo Ekstrakurikuler di Hari Terakhir
Rangkaian MPLS ini akan ditutup pada hari kelima dengan agenda khusus, yaitu unjuk bakat atau atraksi dari seluruh menyangkut organisasi dan ekstrakurikuler (ekskul) yang ada di SMAN 8 Palembang.
“Di hari terakhir, seluruh ekskul—mulai dari bidang Seni, OSN (Olimpiade Sains Nasional), Sanggar, hingga OSIS—akan menampilkan atraksi. Tujuannya agar siswa baru langsung berinteraksi dan tahu minat mereka. Sehingga pada minggu-minggu berikutnya, keanggotaan setiap ekskul sudah terbentuk dan mereka siap beraktivitas,” tambahnya.
Komitmen Evaluasi Program dan Target Prestasi Target Maksi
Sebagai pimpinan baru, Agus Sunaryo menegaskan komitmennya untuk tidak terburu-buru mengubah program yang sudah ada di SMAN 8 Palembang. Ia memilih prinsip keberlanjutan berbasis evaluasi demi menjaga nama besar sekolah.
“Saya tidak ingin datang lalu langsung membuat program baru tanpa melihat situasi lingkungan. Prinsip saya adalah menjalankan program yang sudah ada, mengevaluasinya, lalu melakukan modifikasi dan perbaikan. Ujung dari semua ini adalah prestasi,” tegas Agus.
Ke depan, SMAN 8 Palembang membidik target besar untuk meloloskan siswa-siswinya dalam berbagai ajang bergengsi, seperti:
- Olimpiade Sains Nasional (OSN)
- Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN)
- Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N)
- Lomba Debat
- Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI
“Nama SMAN 8 Palembang ini sudah besar. Jadi ke depan, kita harus mencetak lebih banyak prestasi. Terutama untuk LCC Empat Pilar, target kita harus bisa mewakili Sumatera Selatan hingga ke tingkat nasional di Gedung MPR RI. Itu akan menjadi kebanggaan luar biasa,” pungkasnya. (Fir)


















