Example floating
Example floating
Uncategorized

Kepala SMAN 16 Palembang: Pesantren Ramadhan Adalah Benteng Akhlak di Era Globalisasi

2
×

Kepala SMAN 16 Palembang: Pesantren Ramadhan Adalah Benteng Akhlak di Era Globalisasi

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, SMA Negeri 16 Palembang resmi membuka kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (2-4 Maret 2026). Bertempat di Musholla Al-Kautsar, kegiatan ini mengusung tema: “Mewujudkan Generasi Muslim yang Berjiwa Qurani, Unggul dalam Prestasi, dan Santun secara Spiritual di Era Globalisasi.”

 

Kepala SMAN 16 Palembang, Dra. Hj. Ema Nurnisya Putri, M.M., dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan rutin tahunan ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya krusial sekolah dalam membentengi moral siswa di tengah gempuran arus globalisasi dan pengaruh media sosial yang sulit terbendung.

 

Empat Pilar Perubahan: Mindset hingga Karakter

Ibu Dra. Hj. Ema Nurnisya Putri menjelaskan bahwa sasaran utama dari Pesantren Ramadhan tahun ini adalah transformasi perilaku siswa melalui empat tahapan penting:

 

* Perubahan Mindset (Pola Pikir): Membuka cakrawala berpikir siswa tentang pentingnya agama.

* Peningkatan Skill (Keterampilan): Melatih kemampuan ibadah dan kemandirian.

* Attitude (Sikap): Menanamkan adab dalam berinteraksi.

* Pembentukan Karakter: Hasil akhir yang kokoh sebagai identitas muslim sejati.

“Kita ingin memicu dan memacu pergerakan akhlak mereka ke arah yang lebih baik. Ini adalah upaya kita menyelamatkan generasi. Jika anak memiliki akhlak, maka ia pasti beradab. Jika beradab, maka ia akan memiliki hubungan yang baik dengan sesama dan Sang Pencipta,” ujar Dra. Hj. Ema Nurnisya Putri.

 

Materi Spiritual dan Perlombaan Kreatif

Kegiatan hari pertama dibuka dengan tausiyah menyentuh dari Ustadz Bukhori, S.Pd.I., yang menyoroti tantangan mendidik generasi masa kini. Beliau mengajak siswa untuk kembali menyentuh sisi spiritual agar terjadi perubahan karakter yang fundamental.

 

Selama tiga hari ke depan, para siswa tidak hanya mendapatkan materi teori dari para guru dan ustadz, tetapi juga akan dilibatkan dalam berbagai perlombaan untuk mengasah bakat dan kepercayaan diri, di antaranya:

 

* Lomba Azan

* Lomba Baca Ayat Pendek (Tahfidz)

* Lomba Ranking 1 (Wawasan Islam)

 

Melalui Pesantren Kilat ini, SMAN 16 Palembang berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan spiritual dan adab yang mulia sebagai bekal menghadapi masa depan. (Firdaus)

Example 120x600