Palembang — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Sumatera Selatan. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMAN 16 Palembang, M. Febryansyah Juani, S.Pd, berhasil meraih Juara 1 Nasional Lomba Cipta Lagu Pendidikan Agama Islam pada ajang Grand Final Olimpiade PAI dan Malam Anugerah PAI 2025 yang berlangsung dari 3 November hingga awal Desember 2025.
Febriansyah sukses mengungguli finalis dari empat provinsi lainnya, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan Lampung. Ia menjadi satu-satunya wakil Sumatera Selatan yang berhasil menembus kompetisi tingkat nasional tahun ini.
“Ini bukti bahwa guru daerah mampu bersaing dan memberikan warna baru bagi pendidikan agama,” ujarnya penuh syukur.
Kepala SMAN 16 Palembang, Hj. Ema Nurnisya Putri, menyampaikan bahwa capaian gemilang ini menjadi bukti kuat bahwa kualitas sekolah negeri tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Kompetisi ini membuktikan bahwa sekolah negeri yang mungkin dianggap biasa saja ternyata mampu menghasilkan karya tingkat nasional. Kami ingin membangun tradisi prestasi, bukan sekadar ikut lomba,” tegasnya.
Karya yang dibawakan Febriansyah dinilai para juri sebagai lagu yang menghadirkan pendekatan baru dalam pembelajaran PAI. Liriknya yang sederhana, mudah diingat, dan sarat nilai moral membuat lagu tersebut dianggap efektif membantu proses pendidikan karakter bagi siswa.
SMAN 16 Palembang sendiri dapat tampil dalam kompetisi bergengsi ini atas rekomendasi langsung dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Prestasi ini dinilai sebagai hasil nyata dari pembinaan berkelanjutan Pemprov Sumsel terhadap para pendidik.
“Prestasi ini milik seluruh masyarakat Sumsel. Ini menunjukkan bahwa pembinaan guru harus terus didorong,” tambah Ema.
Pihak sekolah juga memastikan bahwa setiap guru dan siswa yang menorehkan prestasi akan diberikan penghargaan khusus sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar budaya kompetitif dan inovatif terus tumbuh.
“Prestasi tidak boleh hanya terjadi sekali. Kami ingin ini menjadi standar baru bagi SMAN 16 Palembang,” ujarnya.
Di sisi lain, Savira Yolanda selaku vokal dalam penampilan tersebut turut memberikan pesan untuk generasi muda.
“Harapan Vira ke depan, jadilah generasi muda yang super kreatif dan produktif. Di era gengzi ini, kita harus menjadi anak muda yang kreatif dan inovatif, jangan mudah tergiring opini,” pungkasnya.
Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi dunia pendidikan Sumsel dan diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi guru-guru serta siswa lainnya untuk terus berkarya di tingkat nasional. (Firdaus)



















