PALEMBANG, 5 Maret 2026 – Memasuki pekan pertama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, SMA Negeri 8 Palembang menggelar rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan yang edukatif dan spiritual. Salah satu momen yang paling menarik perhatian siswa adalah pendalaman materi mengenai “Lima Bentuk Hidayah” yang disampaikan oleh Ustadz Zulfikor pada hari kedua pelaksanaan kegiatan.
Plt. Kepala SMAN 8 Palembang, H. Muhammad Edwar, M.Pd., menjelaskan bahwa tema besar tahun ini adalah “Meningkatkan Karakter dan Kepedulian Siswa terhadap Sesama serta Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.” Menurutnya, pemahaman agama yang mendalam adalah fondasi utama pembentukan karakter siswa.
“Kami ingin siswa tidak hanya sekadar menjalankan rutinitas ibadah, tetapi benar-benar memahami potensi diri sebagai anugerah Tuhan. Materi hidayah ini sangat relevan agar mereka tahu bagaimana menggunakan akal dan hati untuk kebaikan,” ujar Edwar.
Memahami Lima Pintu Petunjuk
Dalam tausiyahnya, Ustadz Zulfikor membedah lima tingkatan hidayah yang diberikan Allah SWT kepada manusia sebagai modal hidup:
* Hidayah Ilhamiyah: Naluri dasar manusia sejak lahir.
* Hidayah Hissiyah: Melalui panca indera untuk mengenal dunia.
* Hidayah Aqliyah: Kemampuan akal untuk membedakan benar dan salah.
* Hidayah Diniyah: Petunjuk melalui tuntunan agama.
* Hidayah Taufiqiyah: Pertolongan langsung dari Allah untuk istiqomah beramal saleh.
Pemaparan ini diikuti dengan antusias oleh ratusan siswa di Mushola Bina Ilmi. Banyak siswa menilai materi ini membuka wawasan baru tentang betapa berharganya akal dan panca indera jika dibimbing oleh agama.
Rangkaian Kegiatan yang Variatif
Selain pendalaman materi, Pesantren Ramadhan SMAN 8 Palembang juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan kompetitif dan sosial:
* Lomba Keagamaan: Kompetisi sambung ayat Al-Qur’an dan nasyid antar kelas untuk mengasah bakat seni dan hafalan siswa.
* Pembiasaan Ibadah: Salat Zuhur berjamaah, buka puasa bersama, hingga salat Tarawih berjamaah untuk mempererat silaturahmi warga sekolah.
* Aksi Nyata: Sebagai puncak acara, sekolah akan menyalurkan bantuan bakti sosial ke empat panti asuhan di Palembang hasil donasi sukarela siswa dan guru.
Melalui kegiatan ini, SMAN 8 Palembang berkomitmen melahirkan generasi muda yang seimbang antara kecerdasan intelektual, kematangan emosional, dan kekuatan spiritual. (Firdaus)



















