Example floating
Example floating
Uncategorized

Akibat Dampak Karhutla Jangan Menyalahkan Gubernur dan Forkopimda Ini Yang disampaikan;

6
×

Akibat Dampak Karhutla Jangan Menyalahkan Gubernur dan Forkopimda Ini Yang disampaikan;

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, 23 Oktober 2026 — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatra Selatan, H. Chairul S. Matdiah, S.H., M.H., menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menghadapi krisis kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Secara khusus, ia meminta agar publik berhenti menyudutkan atau menyalahkan Gubernur Sumatra Selatan beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atas situasi yang tengah terjadi.

Dalam pernyataan resminya di Palembang, Chairul menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel, bersama jajaran TNI, Polri, dan Satgas Karhutla, telah bekerja keras tanpa henti di garis depan. Mengkambinghitamkan pemerintah daerah di tengah krisis dinilai bukanlah sebuah solusi, melainkan tindakan yang dapat memecah belah dan mengganggu fokus penanganan bencana di lapangan.

“Kita harus objektif melihat situasi ini. Gubernur, Kapolda, Pangdam, dan seluruh jajaran Forkopimda beserta tim Satgas Karhutla sedang berjuang keras memadamkan titik api siang dan malam. Jangan sampai mereka yang sudah lelah bekerja di lapangan justru disalahkan. Musuh kita bersama bukanlah pemerintah, melainkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang sengaja membakar lahan,” ujar Chairul dengan tegas.

Lebih lanjut, politisi DPRD Sumsel ini memaparkan beberapa poin penting yang harus menjadi fokus bersama dalam menyikapi bencana kabut asap saat ini:

1. Penegakan Hukum Tanpa Kompromi untuk Korporasi

Fokus utama harus diarahkan pada penegakan hukum. Chairul mendesak aparat untuk tidak ragu memproses hukum dan memberikan sanksi pidana seberat-beratnya kepada korporasi maupun oknum individu yang terbukti melakukan pembakaran lahan demi efisiensi biaya pembukaan lahan. Keuntungan sepihak tersebut dinilai telah mengorbankan kesehatan jutaan warga dan melumpuhkan roda ekonomi Sumatra Selatan.

2. Stop Provokasi dan Penyebaran Hoaks

Di tengah pekatnya kabut asap dan kekhawatiran warga terkait dampak kesehatan, Chairul mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh berita bohong (hoaks) atau spekulasi yang bernada provokatif. Ia mengajak warga untuk tetap tenang, menjaga kesehatan keluarga, dan menyaring informasi yang beredar.

3. Dukungan Penuh untuk Sinergi Pemprov dan Satgas

Keberhasilan memadamkan api dan mengembalikan kualitas udara yang bersih sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak. Dukungan moral dari masyarakat diyakini akan memberikan energi tambahan bagi para petugas di lapangan.

“Ini bukan saatnya mencari kesalahan atau saling menyudutkan. Saat ini yang paling penting adalah sinergi dan solidaritas. Mari kita rapatkan barisan, dukung penuh langkah strategis Pemprov Sumsel, dan biarkan aparat penegak hukum mengusut tuntas para pelaku pembakar lahan. Bersama-sama, kita pastikan langit Sumatra Selatan kembali biru dan bersih,” pungkas Chairul.

Melalui rilis ini, diharapkan masyarakat Sumatra Selatan dapat terus menjaga kondusivitas wilayah, mematuhi imbauan kesehatan dari pemerintah, serta bersama-sama mengawal proses penegakan hukum bagi para perusak lingkungan. (Fir)

Example 120x600