Example floating
Example floating
Uncategorized

Mempererat Ukhuwah di Bulan Berkah: Tokoh Pendidikan Palembang Berkumpul di Kediaman Ahmad Zulinto

40
×

Mempererat Ukhuwah di Bulan Berkah: Tokoh Pendidikan Palembang Berkumpul di Kediaman Ahmad Zulinto

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG – Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kediaman Ketua PGRI Kota Palembang, Bapak Dr. H. Ahmad Zulinto, S.Pd., M.M., pada Rabu (11/03/2026). Di tengah suasana bulan suci Ramadan yang penuh berkah, digelar acara Iftar Bersama (Buka Puasa Bersama) yang menjadi ajang silaturahmi akbar bagi para tokoh dan penggerak dunia pendidikan di Sumatera Selatan.

Sinergi Tokoh Pendidikan

Acara ini bukan sekadar jamuan berbuka puasa, melainkan momentum penguatan sinergi antarlembaga pendidikan. Kehadiran para tokoh penting menunjukkan soliditas dunia pendidikan di Palembang, di antaranya:

  • Ir. H.M Affan Prapanca, MT., IPM (Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang)

  • Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si (Ketua PGRI Provinsi Sumsel)

  • Prof. Dr. dr. H. Yuwono, M.Biomed (Wakil Ketua III Dewan Pendidikan Kota Palembang)

  • Adrianus Amri, S.STP., M.Si (Wakil Ketua I PGRI Kota Palembang)

  • Drs. H. Lukman Haris, M.Si (Ketua BPH PB Universitas PGRI)

  • H. Hasannudin, S.Pd., M.Si (Ketua Perwakilan YPLP PGRI Kota Palembang)

  • Drs. H. Yeri Taswin, M.Pd.I (Wakil Ketua I Dewan Pendidikan Kota Palembang)

Berbagi Kebahagiaan bersama Anak Yatim

Menambah kekhusyukan acara, 50 anak yatim dari panti asuhan setempat turut hadir sebagai tamu istimewa. Kehadiran mereka bersama jamaah Masjid Al-Amanah memberikan warna tersendiri, mengingatkan pentingnya kepedulian sosial di bulan Ramadan.

“Silaturahmi ini adalah jembatan hati untuk menyatukan visi dalam memajukan pendidikan, sekaligus momen tepat untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama,” ujar Dr. H. Ahmad Zulinto di sela-sela acara.

Momen Kebersamaan

Seluruh Pengurus PGRI Kota Palembang dan Pengurus Dewan Pendidikan yang hadir tampak membaur dalam doa bersama sebelum waktu berbuka tiba. Acara yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan salat maghrib berjamaah, mempertegas pesan kerukunan dan spiritualitas yang menjadi inti dari pertemuan tersebut. (Firdaus)

Example 120x600
RILIS RESMI POLDA SUMSEL ALTERNATIF JUDUL: 1. Tragedi Laka Maut di Lintas Sumatera Muratara: 16 Korban Tewas Terbakar, Polda Sumsel Aktifkan Tim DVI 2. Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Meninggal Dunia, Tim Pusdokkes Polri Turun Tangan 3. Identifikasi Korban Kecelakaan Maut Muratara Dipusatkan di RS Bhayangkara Palembang, 16 Jenazah Dievakuasi 4. Update Laka Maut Muratara: Polisi Temukan Barang Berbahaya di Bus ALS, Korban Meninggal Capai 16 Orang 5. Kapolres Muratara dan Kabid Humas Polda Sumsel Pastikan Penanganan Maksimal Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mengonfirmasi penanganan intensif terhadap kecelakaan lalu lintas menonjol yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Peristiwa kecelakaan ganda yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah mobil tangki tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka-luka. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa insiden memilukan ini terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 12.00 WIB. Saat ini, Polda Sumsel telah mengaktifkan Operasi Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk mengidentifikasi jenazah para korban yang sebagian besar mengalami luka bakar serius. Kecelakaan bermula saat Bus ALS dengan nomor polisi BK-7778-DL yang dikemudikan Alif (44) melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi. Setibanya di lokasi kejadian, bus diduga berupaya menghindari lubang jalan sehingga hilang kendali dan berbelok ke jalur kanan. Pada saat bersamaan, muncul Mobil Tangki R6 Seleraya yang dikemudikan Aryanto (49) dari arah berlawanan, sehingga tabrakan frontal tidak terhindarkan dan memicu ledakan serta kebakaran hebat pada kedua kendaraan. Berdasarkan data terbaru dari tim di lapangan, total korban meninggal dunia berjumlah 16 orang, terdiri dari 14 penumpang bus serta pengemudi dan penumpang mobil tangki. Selain itu, terdapat tiga korban luka berat yang saat ini dirawat intensif di RSUD Rupit, serta satu orang kenek bus mengalami luka ringan. Seluruh jenazah korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk proses identifikasi oleh Tim DVI Polri. Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti di dalam bus yang menjadi perhatian penyidik. Temuan tersebut meliputi tabung gas di bagasi, kursi kayu, mesin motor, hingga dua unit sepeda motor yang berada di dalam dan di depan bus. Barang-barang ini diduga memperparah dampak kebakaran saat ledakan terjadi. Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen penuh dalam memberikan kepastian kepada keluarga korban melalui proses identifikasi yang akurat. “Kami menyampaikan duka cita mendalam. Tim DVI Pusdokkes Polri bersama ahli forensik dari Laboratorium DNA saat ini bekerja tanpa henti di RS Bhayangkara untuk mengidentifikasi 16 kantong jenazah agar segera bisa diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Nandang. Penyidik Satlantas Polres Muratara juga tengah mendalami faktor kelalaian dan kondisi infrastruktur jalan di lokasi kejadian. Estimasi kerugian materiel akibat hangusnya kedua kendaraan mencapai Rp500.000.000. Saat ini, kepolisian terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran lalu lintas di area tersebut dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Polda Sumsel mengimbau kepada masyarakat yang merasa memiliki anggota keluarga yang menumpang Bus ALS tersebut untuk segera melapor ke Posko DVI di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang atau menghubungi nomor darurat yang telah disediakan. DAFTAR KORBAN SELAMAT: 1. Jumiatun (35), penumpang bus asal Pati, Jawa Tengah — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 2. Ngadiono (44), penumpang bus asal Pati, Jawa Tengah — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 3. Muhammad Fahrul Hubaidi (31), penumpang bus asal Tegal — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 4. M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek bus asal Riau — mengalami luka lecet di kaki dan tangan serta diamankan di Kantor Satlantas Polres Muratara. ⠀ DAFTAR KORBAN MENINGGAL DUNIA (TERIDENTIFIKASI AWAL): 1. Aryanto (49), pengemudi Mobil Tangki Seleraya, warga Lubuk Linggau. 2. Martono (48), penumpang Mobil Tangki Seleraya, warga Desa Belani, Muratara. 3. Alif (44), pengemudi Bus ALS, asal Jawa Tengah. 4. Saf (50), kenek Bus ALS, warga Medan. 5. Maleh (42), kenek Bus ALS, warga Medan. Sebanyak 11 korban lainnya masih dalam proses identifikasi oleh Tim DVI Polri di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang.
Uncategorized

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mengonfirmasi penanganan intensif…