PALEMBANG, 11 Maret 2026 – Suasana Aula SMK Negeri 3 Palembang pada Selasa (10/3) tampak berbeda dari biasanya. Sebanyak 1.000 siswa kelas X dan XI berkumpul bukan untuk pelajaran produktif, melainkan untuk mengikuti pembukaan Pesantren Ramadhan dan Peringatan Nuzulul Quran.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momen bagi para siswa untuk “istirahat sejenak” dari penatnya tugas sekolah dan fokus memperbaiki kualitas diri.
Ramadhan: Momennya “Upgrade” Diri
Kepala SMKN 3 Palembang, Masni Dewi, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya mengajak para siswa untuk menjadikan bulan suci ini sebagai kesempatan emas untuk bertransformasi.
“Kami ingin mengajak siswa-siswi untuk bersama-sama meningkatkan kualitas diri. Mari kita jadikan Ramadhan ini sebagai ajang untuk memperbaiki diri dan memperkuat iman,” ungkapnya dengan antusias.
Berantas “Buta” Aksara Al-Quran dan Perbaiki Salat
Menariknya, di hari pertama, kegiatan langsung diisi dengan agenda produktif. Ismail Andigo, S.Ag, selaku Ketua Pelaksana dan Pembina Rohis, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan evaluasi langsung terhadap kemampuan dasar ibadah siswa.
Mulai pukul 09.30 WIB, siswa dibagi menjadi 30 kelompok untuk melakukan khataman Al-Quran sekaligus pengecekan bacaan salat.
“Jujur saja, dari pengamatan kami, masih ada teman-teman siswa yang perlu bimbingan lebih dalam membaca Al-Quran sesuai tajwid. Lewat kegiatan ini, kita motivasi lagi supaya mereka lebih lancar dan benar dalam ibadahnya,” kata Ismail.
Serunya Rangkaian Acara: Dari Tadarus hingga Lomba Dai
Agar tidak membosankan, panitia dari Rohis SMKN 3 Palembang telah menyiapkan beragam agenda seru selama tiga hari:
Hari Pertama: Fokus pada Check-up bacaan salat dan khataman bareng.
Hari Kedua: Adu bakat di bidang religi lewat Lomba Dai dan Lomba Doa.
Hari Ketiga: Puncak acara peringatan Nuzulul Quran dengan menghadirkan penceramah spesial.
Muhammad Wahyu Al Kahfi, Ketua Rohis SMKN 3 Palembang, menyebutkan bahwa acara ini juga jadi ajang unjuk gigi bagi para siswa yang punya bakat berdakwah. “Fokusnya ke karakter. Kita latih mental mereka buat berani bicara di depan umum seperti seorang dai,” jelasnya.
Dengan dukungan penuh dari 50 anggota Rohis, SMKN 3 Palembang berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak positif jangka panjang bagi karakter siswa, tak hanya selama bulan Ramadhan saja. (Firdaus)



















