Example floating
Example floating
Uncategorized

Perkuat Karakter Religius dan Cegah Radikalisme, SMKN 7 Palembang Gelar Festival Ramadhan 1447 H

70
×

Perkuat Karakter Religius dan Cegah Radikalisme, SMKN 7 Palembang Gelar Festival Ramadhan 1447 H

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, 7 Maret 2026 – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, SMKN 7 Palembang sukses menyelenggarakan Festival Ramadhan 1447 H yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 4 hingga 6 Maret 2026. Berpusat di Aula SMKN 7 Palembang, kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa-siswi sebagai wadah pengembangan bakat dan penguatan spiritual.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Rohis SMKN 7 Palembang ini menghadirkan berbagai perlombaan kreatif dan religius, di antaranya:

  • Lomba Azan dan Tartil Qur’an untuk mengasah kemampuan literasi religi.

  • Lomba Kaligrafi dan Poster Digital sebagai wadah kreativitas seni di era modern.

  • Pesantren Ramadhan untuk pendalaman ilmu agama.

  • Peringatan Nuzulul Quran sebagai puncak acara spiritual.

Menangkal Radikalisme Sejak Dini

Puncak peringatan Nuzulul Quran tahun ini terasa istimewa dengan kehadiran Ustadz Romadoni dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Dalam tausiyahnya, beliau tidak hanya mengupas makna mendalam di balik peristiwa turunnya Al-Qur’an, tetapi juga memberikan edukasi krusial mengenai cara menekan paham radikalisme dan terorisme di kalangan pelajar.

“Penting bagi pelajar untuk memahami agama secara kaffah (menyeluruh) agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham ekstrem yang dapat merusak persatuan bangsa,” ujar Ustadz Romadoni di hadapan ratusan siswa.

Pesan Kepala Sekolah

Kepala SMKN 7 Palembang menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa momentum Ramadhan dan Nuzulul Quran harus menjadi titik balik bagi seluruh warga sekolah untuk lebih mencintai Al-Qur’an.

“Kami berharap seluruh warga sekolah dapat memaknai peristiwa Nuzulul Quran dengan cara terus belajar Al-Qur’an dan yang paling penting adalah mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya festival ini, SMKN 7 Palembang berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara kompetensi vokasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan jiwa nasionalisme yang kuat. (Firdaus)

Example 120x600
RILIS RESMI POLDA SUMSEL ALTERNATIF JUDUL: 1. Tragedi Laka Maut di Lintas Sumatera Muratara: 16 Korban Tewas Terbakar, Polda Sumsel Aktifkan Tim DVI 2. Bus ALS Tabrak Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Meninggal Dunia, Tim Pusdokkes Polri Turun Tangan 3. Identifikasi Korban Kecelakaan Maut Muratara Dipusatkan di RS Bhayangkara Palembang, 16 Jenazah Dievakuasi 4. Update Laka Maut Muratara: Polisi Temukan Barang Berbahaya di Bus ALS, Korban Meninggal Capai 16 Orang 5. Kapolres Muratara dan Kabid Humas Polda Sumsel Pastikan Penanganan Maksimal Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mengonfirmasi penanganan intensif terhadap kecelakaan lalu lintas menonjol yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Peristiwa kecelakaan ganda yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah mobil tangki tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka-luka. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa insiden memilukan ini terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 12.00 WIB. Saat ini, Polda Sumsel telah mengaktifkan Operasi Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk mengidentifikasi jenazah para korban yang sebagian besar mengalami luka bakar serius. Kecelakaan bermula saat Bus ALS dengan nomor polisi BK-7778-DL yang dikemudikan Alif (44) melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi. Setibanya di lokasi kejadian, bus diduga berupaya menghindari lubang jalan sehingga hilang kendali dan berbelok ke jalur kanan. Pada saat bersamaan, muncul Mobil Tangki R6 Seleraya yang dikemudikan Aryanto (49) dari arah berlawanan, sehingga tabrakan frontal tidak terhindarkan dan memicu ledakan serta kebakaran hebat pada kedua kendaraan. Berdasarkan data terbaru dari tim di lapangan, total korban meninggal dunia berjumlah 16 orang, terdiri dari 14 penumpang bus serta pengemudi dan penumpang mobil tangki. Selain itu, terdapat tiga korban luka berat yang saat ini dirawat intensif di RSUD Rupit, serta satu orang kenek bus mengalami luka ringan. Seluruh jenazah korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk proses identifikasi oleh Tim DVI Polri. Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti di dalam bus yang menjadi perhatian penyidik. Temuan tersebut meliputi tabung gas di bagasi, kursi kayu, mesin motor, hingga dua unit sepeda motor yang berada di dalam dan di depan bus. Barang-barang ini diduga memperparah dampak kebakaran saat ledakan terjadi. Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa Polda Sumsel berkomitmen penuh dalam memberikan kepastian kepada keluarga korban melalui proses identifikasi yang akurat. “Kami menyampaikan duka cita mendalam. Tim DVI Pusdokkes Polri bersama ahli forensik dari Laboratorium DNA saat ini bekerja tanpa henti di RS Bhayangkara untuk mengidentifikasi 16 kantong jenazah agar segera bisa diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Nandang. Penyidik Satlantas Polres Muratara juga tengah mendalami faktor kelalaian dan kondisi infrastruktur jalan di lokasi kejadian. Estimasi kerugian materiel akibat hangusnya kedua kendaraan mencapai Rp500.000.000. Saat ini, kepolisian terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran lalu lintas di area tersebut dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Polda Sumsel mengimbau kepada masyarakat yang merasa memiliki anggota keluarga yang menumpang Bus ALS tersebut untuk segera melapor ke Posko DVI di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang atau menghubungi nomor darurat yang telah disediakan. DAFTAR KORBAN SELAMAT: 1. Jumiatun (35), penumpang bus asal Pati, Jawa Tengah — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 2. Ngadiono (44), penumpang bus asal Pati, Jawa Tengah — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 3. Muhammad Fahrul Hubaidi (31), penumpang bus asal Tegal — mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit. 4. M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek bus asal Riau — mengalami luka lecet di kaki dan tangan serta diamankan di Kantor Satlantas Polres Muratara. ⠀ DAFTAR KORBAN MENINGGAL DUNIA (TERIDENTIFIKASI AWAL): 1. Aryanto (49), pengemudi Mobil Tangki Seleraya, warga Lubuk Linggau. 2. Martono (48), penumpang Mobil Tangki Seleraya, warga Desa Belani, Muratara. 3. Alif (44), pengemudi Bus ALS, asal Jawa Tengah. 4. Saf (50), kenek Bus ALS, warga Medan. 5. Maleh (42), kenek Bus ALS, warga Medan. Sebanyak 11 korban lainnya masih dalam proses identifikasi oleh Tim DVI Polri di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang.
Uncategorized

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan mengonfirmasi penanganan intensif…