PALEMBANG, 11 Februari 2026 – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Sumatera Selatan menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 dengan suasana penuh kemeriahan dan kehangatan. Bertempat di Graha DPD REI Sumsel, acara ini menjadi momentum penting bagi para pemangku kepentingan industri properti untuk memperkuat sinergi di awal tahun 2026.
Sinergi Lintas Sektor
Ketua DPD REI Sumsel, Zewwy Salim, tampil penuh semangat menyambut ratusan tamu undangan yang hadir. Acara ini tidak hanya dihadiri oleh internal anggota REI Sumsel, tetapi juga dihadiri oleh mitra strategis dari berbagai sektor, antara lain:
* Perwakilan Kementerian Perumahan Dan Pemukiman
* Jajaran perbankan nasional (BSI Syariah, BNI, BRI, BTN)
* Para mitra pengembang dan tamu undangan lainnya.
Membangun Kebersamaan untuk Kebangkitan
Mengusung tema “Membangun Kebersamaan dan Solidaritas REI Menuju Bangkitnya Industri Properti”, peringatan tahun ini menitikberatkan pada pentingnya kolaborasi antarpihak untuk menghadapi tantangan ekonomi dan mendorong pertumbuhan hunian di Sumatera Selatan.
Ketua DPD REI Sumsel, Zewwy Salim, mengungkapkan rasa optimisme dan syukurnya atas perjalanan panjang organisasi ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kekuatan REI terletak pada kekompakan para anggotanya.
“Usia 54 tahun adalah bukti ketangguhan kita. Melalui tema tahun ini, kami ingin menegaskan bahwa kunci utama kebangkitan industri properti adalah solidaritas. Kami optimis, dengan dukungan perbankan dan pemerintah, sektor properti di Sumsel akan tumbuh lebih agresif di tahun ini,” ujar Zewwy Salim.
Beliau juga menambahkan pesan positif terkait iklim investasi saat ini:
“Kami merasa sangat terhormat atas kehadiran para mitra perbankan dan kementerian hari ini. Ini adalah sinyal positif bahwa ekosistem properti kita semakin sehat. DPD REI Sumsel berkomitmen untuk terus menjadi jembatan bagi masyarakat dalam mewujudkan hunian impian sekaligus motor penggerak ekonomi daerah.”
Penutup yang Hangat
Acara yang berlangsung meriah ini ditutup dengan sesi doa bersama sebagai bentuk syukur, dilanjutkan dengan ramah tamah dan santap siang. Suasana kekeluargaan sangat terasa saat para pengembang dan bankir berbincang santai, memperkuat jejaring yang diharapkan dapat membuahkan kerja sama nyata di masa depan. (Firdaus)




















