Palembang — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palembang menyelenggarakan kegiatan BAZNAS Kota Palembang Award 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) serta para penggerak zakat yang telah berkontribusi aktif dalam mendukung pengelolaan zakat di Kota Palembang.
Kegiatan yang mengusung tema “Zakat Tumbuh, Umat Berdaya Menuju Kota Palembang yang Sejahtera” ini dipusatkan di Ruang Parameswara Kantor Wali Kota Palembang, Senin (15/12/2025).
Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kota Palembang yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang H Aprizal Hasyim, S.Sos., M.M, Ketua BAZNAS Kota Palembang Kgs M Ridwan Nawawi, S.Pd.I., M.M, Branch Manager PT BTN Syariah Palembang, para camat se-Kota Palembang, serta para penerima penghargaan dari berbagai kategori.
Ketua BAZNAS Kota Palembang, Kgs M Ridwan Nawawi, S.Pd.I., M.M, menjelaskan bahwa BAZNAS Award merupakan agenda rutin tahunan yang digelar sebagai bentuk penghargaan kepada UPZ dan penggerak zakat yang telah memberikan kontribusi nyata selama satu tahun penuh.
“BAZNAS hari ini mengadakan BAZNAS Award sebagai apresiasi kepada UPZ dan penggerak zakat se-Kota Palembang. Alhamdulillah, kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap akhir tahun sebagai bentuk terima kasih kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi dan mempercayakan dana zakatnya kepada BAZNAS,” ujarnya.
Ia menambahkan, persiapan kegiatan ini dilakukan sejak awal Desember dengan melakukan penilaian terhadap berbagai kategori yang ada. Pada tahun 2025 ini, BAZNAS Kota Palembang memberikan apresiasi dalam 26 kategori, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 20 kategori.
“Penghargaan diberikan kepada berbagai pihak, baik atas nama dinas, kecamatan, kelurahan, maupun UPZ lainnya. Salah satu penerima penghargaan berasal dari Branch Manager PT BTN Syariah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ridwan menjelaskan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan kategori masing-masing. Misalnya kategori pengumpulan zakat terbanyak, yang menilai jumlah dana zakat, infak, dan sedekah yang berhasil dihimpun. Selain itu, terdapat pula kategori koordinasi terbaik, yang melihat intensitas komunikasi dan sinergi antara UPZ dengan BAZNAS.
BAZNAS Kota Palembang juga memberikan apresiasi lintas sektor, termasuk kepada instansi seperti Kementerian Agama (Kemenag), Polrestabes, hingga Kepolisian Daerah (Polda). Sementara itu, tim penilai berasal dari internal BAZNAS karena penghargaan ini bersifat internal dan bukan merupakan ajang perlombaan.
“Ini bukan lomba, tapi murni apresiasi kepada pihak-pihak yang selama ini telah mempercayakan dananya kepada BAZNAS. Kami yang paling memahami siapa yang layak menerima penghargaan tersebut,” tegasnya.
Penilaian dilakukan berdasarkan kinerja selama periode Januari hingga Desember 2025. Menurut Ridwan, setiap tahun selalu terjadi peningkatan partisipasi dan kualitas pengelolaan zakat di Kota Palembang, yang tercermin dari bertambahnya jumlah kategori penghargaan.
“Tahun ini kami laksanakan di penghujung tahun agar penilaiannya utuh selama satu tahun penuh. Harapan kami, para penerima penghargaan terus meningkatkan komitmennya dalam berzakat, berinfak, dan bersedekah. Jangan berhenti sampai di sini, justru harus semakin ditingkatkan,” pungkasnya. (Firdaus)



















