Example floating
Example floating
Uncategorized

Dinas Pendidikan Sumsel Resmi Tutup Inovasi Produk & Kreativitas Pelajar SMK 2026: Dorong Karya Nyata dan Sinergi Industri

2
×

Dinas Pendidikan Sumsel Resmi Tutup Inovasi Produk & Kreativitas Pelajar SMK 2026: Dorong Karya Nyata dan Sinergi Industri

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, 28 Oktober 2026 — Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan resmi menutup rangkaian kegiatan Inovasi Produk dan Kreativitas Pelajar SMK Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026. Ajang kreativitas ini sukses diselenggarakan selama tiga hari, mulai tanggal 26 hingga 28 Oktober 2026, bertempat di Hotel Emilia, Palembang.

Mengusung tema “SMK Berinovasi, Karya Nyata Solusi Bangsa”, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi pelajar SMK, baik negeri maupun swasta dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan, untuk menampilkan kreativitas, mengembangkan inovasi, serta memperkenalkan produk-produk unggulan yang berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

Acara penutupan dilakukan secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Likwanyu, S.Pd., M.M., yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd.

Dalam keterangannya, Likwanyu menyampaikan apresiasi atas kelancaran dan suksesnya penyelenggaraan lomba inovasi selama tiga hari tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar dengan skala yang lebih besar, meriah, serta didukung fasilitas tempat yang lebih luas pada masa mendatang.

> “Alhamdulillah, kegiatan lomba inovasi selama tiga hari ini sudah berjalan dengan baik. Mungkin ke depannya, kegiatan ini akan dilaksanakan di tempat yang lebih luas lagi dan lebih meriah lagi,” ujarnya, Rabu (28/10/2026).

>

Menurut Likwanyu, antusiasme tinggi dari para siswa serta partisipasi aktif seluruh perwakilan kabupaten/kota melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) merupakan salah satu indikator utama keberhasilan acara ini.

Seluruh bidang lomba yang dipertandingkan dinilai memiliki keunggulan dan manfaat jangka panjang bagi keterampilan siswa. Mulai dari bidang kuliner hingga teknologi tepat guna, setiap karya dirancang agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi bekal kompetensi siswa di masa depan.

“Semuanya kita unggulkan, mulai dari bidang kuliner hingga teknologi tepat guna. Keempat bidang yang dilombakan ini kita ambil dari kegiatan yang memang betul-betul akan bermanfaat untuk anak-anak di masa yang akan datang,” jelas Likwanyu.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya keberlanjutan pembinaan setelah perlombaan usai. Sekolah diharapkan terus meningkatkan pendampingan agar kemampuan siswa semakin matang dan siap menghadapi berbagai kompetisi di tingkat yang lebih tinggi, termasuk tingkat nasional.

> “Kita berharap kegiatan ini akan tetap berkelanjutan karena ini merupakan awal dari kesuksesan siswa. Pembinaan yang dilakukan oleh pihak sekolah diharapkan dapat lebih ditingkatkan lagi, karena banyak lomba dan kegiatan yang dilaksanakan di tingkat nasional, bukan hanya di Provinsi Sumatera Selatan.”

>

Pada kesempatan tersebut, Likwanyu turut mengucapkan selamat kepada para siswa yang berhasil meraih prestasi, serta memberikan suntikan semangat kepada peserta yang belum beruntung agar tidak patah semangat.

Selain kompetisi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pameran produk kewirausahaan karya pelajar SMK. Sejumlah produk dinilai memiliki potensi komersial yang menjanjikan, sehingga membutuhkan pendampingan serta sinergi yang kuat dengan dunia usaha dan industri (DUDI). Pihak sekolah didorong untuk proaktif membangun komunikasi lintas sektor demi mendukung pengembangan lanjutan produk-produk inovatif tersebut.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan berharap kreativitas dan inovasi pelajar SMK terus tumbuh—tidak hanya sebatas mengejar prestasi lomba, melainkan mampu menghasilkan produk bernilai guna dan bernilai ekonomi tinggi. Pembinaan berkelanjutan serta kolaborasi erat bersama dunia usaha diharapkan mampu memperkuat pendidikan vokasi dalam mencetak lulusan SMK yang terampil, mandiri, kreatif, dan berdaya saing nasional. (Fir/Red)

Example 120x600
Puluhan Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan, Bea Cukai Sumbagtim Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp20,56 Miliar Palembang, 28 Oktober 2026 – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memiliki empat fungsi utama dalam menjaga ketahanan nasional, yaitu sebagai Revenue Collector (Pengumpul Pendapatan Negara), Community Protector (Pelindung Masyarakat), Trade Facilitator (Fasilitator Perdagangan), serta Industrial Assistance (Asistensi Industri). Sepanjang tahun 2025 hingga 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Timur (Bea Cukai Sumbagtim) bersama kantor vertikal di bawahnya kembali mencatat kinerja pengawasan yang signifikan melalui 1.573 kali penindakan di bidang kepabeanan dan cukai, serta 119 penindakan di bidang narkotika. Pada hari ini, Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Timur bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Palembang melaksanakan pemusnahan barang hasil penindakan kepabeanan dan cukai dengan perkiraan nilai barang mencapai Rp40.332.305.374,00 (Empat puluh miliar tiga ratus tiga puluh dua juta tiga ratus lima ribu tiga ratus tujuh puluh empat rupiah). Barang yang dimusnahkan tersebut berasal dari 229 Surat Bukti Penindakan (SBP) selama periode 2025–2026. Pemusnahan dilaksanakan secara bertahap sejak 26 Oktober 2026 di halaman Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Timur dan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Palembang. Barang hasil penindakan tersebut didominasi oleh:  * 22.447.700 batang rokok ilegal  * 9.764 botol (6.894.000 mililiter) minuman beralkohol ilegal  * Tembakau iris (114 kg)  * Rokok elektrik (40 mililiter)  * Kain tekstil (258 meter)  * Pakaian bekas (542 pcs) Dari keseluruhan barang yang dimusnahkan, potensi kerugian negara yang berhasil dicegah diperkirakan mencapai Rp20.564.489.468,00 (Dua puluh miliar lima ratus enam puluh empat juta empat ratus delapan puluh sembilan ribu empat ratus enam puluh delapan rupiah). Capaian ini mencerminkan komitmen Bea Cukai dalam menjaga penerimaan negara sekaligus melindungi masyarakat dan industri dalam negeri dari dampak peredaran barang yang tidak memenuhi ketentuan. Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Timur, Agus Sudarmadi, menegaskan bahwa penindakan dan pemusnahan barang ilegal bukan semata-mata penegakan hukum, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap kepentingan masyarakat. > “Melalui pengawasan yang konsisten dan sinergi dengan berbagai pihak, kami berkomitmen untuk menekan peredaran barang ilegal, melindungi masyarakat, dan menciptakan iklim usaha yang adil bagi pelaku usaha yang patuh,” ujar Agus. >  Pemusnahan di fasilitas PSEL Kota Palembang juga menjadi bagian dari upaya pengelolaan barang secara bertanggung jawab. Barang yang telah ditetapkan untuk dimusnahkan dan tidak dapat dilelang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik, sehingga memberikan nilai tambah dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan. Selain melalui penindakan dan pemusnahan barang ilegal, Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Timur bersama KPPBC TMP B Palembang turut berkontribusi terhadap penerimaan negara melalui mekanisme Ultimum Remedium. Melalui mekanisme penyelesaian berupa pembayaran denda administrasi ini, penerimaan negara yang berhasil dihimpun mencapai Rp4.501.995.000,00 (Empat miliar lima ratus satu juta sembilan ratus sembilan puluh lima ribu rupiah). Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Bea Cukai dalam mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus mendorong kepatuhan terhadap ketentuan kepabeanan dan cukai. Bea Cukai mengajak masyarakat untuk turut mendukung pemberantasan peredaran barang ilegal dengan mematuhi ketentuan kepabeanan dan cukai serta tidak membeli atau mengedarkan barang ilegal. Kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan perdagangan yang tertib, adil, dan berkelanjutan.
Uncategorized

Palembang, 28 Oktober 2026 – Direktorat Jenderal Bea…