Example floating
Example floating
Uncategorized

SMKN 8 Palembang Matangkan Gladi Bersih TKA, Pasang Target 45 Persen Lulusan Tembus Perguruan Tinggi

2
×

SMKN 8 Palembang Matangkan Gladi Bersih TKA, Pasang Target 45 Persen Lulusan Tembus Perguruan Tinggi

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG – SMK Negeri 8 Palembang mematangkan persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas XII melalui kegiatan persiapan dan gladi bersih di laboratorium komputer sekolah, Jalan Panca Usaha, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang. Agenda ini digelar untuk memastikan kesiapan seluruh peserta didik serta sarana dan prasarana pendukung agar ujian berlangsung lancar, tertib, dan tepat jadwal.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMKN 8 Palembang, Defriyani Yuda Putri, S.T., M.Si., menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA dibagi ke dalam beberapa sesi guna mengakomodasi jumlah peserta yang cukup banyak. Pengaturan ini diterapkan agar seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan optimal tanpa kendala kapasitas.

Dalam TKA, para siswa mengerjakan empat mata pelajaran, meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, serta satu mata pelajaran pilihan yang disesuaikan dengan minat dan rencana studi lanjut ke perguruan tinggi. Guna mendukung kesiapan siswa, pihak sekolah meningkatkan intensitas pembelajaran dan fokus pada pengayaan materi ujian.

“Untuk kelas XII, kami fokus pada mata pelajaran TKA. Ketika jadwalnya Matematika, pembelajaran diarahkan secara khusus untuk mempelajari soal-soal TKA. Meski demikian, mata pelajaran lainnya tetap diperhatikan agar persiapan ujian tidak mengganggu proses pendidikan secara keseluruhan,” ujar Defriyani.

Dari aspek teknis, sekolah telah menyiagakan perangkat komputer dan jaringan internet. Pihak sekolah juga berkoordinasi secara langsung dengan PLN untuk mengantisipasi potensi pemadaman listrik akibat pemeliharaan jaringan selama ujian berlangsung.

Di samping kesiapan akademis dan teknis, SMKN 8 Palembang menerapkan langkah mitigasi penanganan kabut asap. Sekolah mengatur alur kedatangan siswa berdasarkan sesi, mengimbau penggunaan masker, mengondisikan efisiensi listrik di ruang non-ujian, serta menyesuaikan durasi jam pembelajaran praktik dari 45 menit menjadi 30 menit.

Selain fokus pada ujian, SMKN 8 Palembang terus mendorong lulusannya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Setelah berhasil mengantarkan sekitar 50 siswa menembus jalur prestasi pada tahun sebelumnya, sekolah kini memasang target yang lebih tinggi.

“Target pemerintah bagi lulusan SMK adalah bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan pendidikan. Namun, melihat tingginya minat siswa untuk kuliah, kami menargetkan sekitar 45 persen siswa dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tahun ini,” jelasnya.

Menanggapi anggapan mengenai tingginya angka pengangguran dari lulusan SMK, Defriyani menekankan pentingnya melihat data secara komprehensif. Banyak lulusan SMK yang telah bekerja, namun bidang pekerjaannya tidak selalu linier dengan jurusan saat sekolah, sehingga tercatat belum bekerja sesuai kompetensi pada data tracer study.

Untuk menjamin kesiapan kerja para siswa, SMKN 8 Palembang mewajibkan program magang industri selama empat hingga enam bulan. Melalui program tersebut, siswa mendapatkan pengalaman kerja nyata dan mengasah keterampilan profesional sebelum lulus.

Terkait kondisi cuaca dan kabut asap, SMKN 8 Palembang juga turut berpartisipasi dalam agenda bersama di Kantor Gubernur Sumatera Selatan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung upaya penanggulangan dampak lingkungan di daerah. Sekolah berharap kondisi cuaca dapat segera membaik agar seluruh aktivitas belajar-mengajar dapat kembali berjalan normal.(Fir/Red)

 

Example 120x600