Example floating
Example floating
Uncategorized

Siapkan Lulusan Mandiri, SMAN 12 Palembang Terapkan Program Unggulan “Sekolah Pakam” dan Optimalisasi TKA

6
×

Siapkan Lulusan Mandiri, SMAN 12 Palembang Terapkan Program Unggulan “Sekolah Pakam” dan Optimalisasi TKA

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG — SMA Negeri 12 Palembang menerapkan sistem pembelajaran kombinasi antara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Tatap Muka (PTM) di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Kota Palembang. Kebijakan ini diambil guna menjaga kesehatan para siswa sekaligus memastikan pelaksanaan Geladi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi kelas 12 tetap berjalan optimal.

Wakil Kepala SMAN 12 Palembang Bidang Kesiswaan, Andriansyah, menjelaskan bahwa pemisahan metode belajar ini dilakukan agar siswa kelas 12 dapat mengikuti simulasi TKA secara langsung di sekolah tanpa mengganggu kesehatan siswa kelas 10 dan 11 yang menjalankan PJJ dari rumah.

“Untuk siswa kelas 10 dan 11 tetap belajar secara online dari rumah sesuai jadwal biasa agar tidak terpapar asap. Penugasan dan absensi kami kelola melalui aplikasi C2 Plus. Sedangkan kelas 12 wajib mengikuti geladi TKA secara tatap muka di sekolah agar mereka siap dan tidak bingung saat hari H pelaksanaan nanti,” ujar Andriansyah saat ditemui di SMAN 12 Palembang, Selasa (6/10/2026).

Pelaksanaan Geladi TKA bagi kelas 12 dijadwalkan berlangsung selama dua minggu dan dibagi menjadi dua gelombang. Setiap harinya, ujian terbagi dalam tiga sesi untuk menyesuaikan kapasitas fasilitas laboratorium komputer sekolah yang memiliki 40 unit komputer.

Persiapan Matang dan Penguatan Literasi

Guna mencapai target kelulusan dan hasil TKA yang maksimal, SMAN 12 Palembang telah melakukan berbagai langkah persiapan intensif sejak satu bulan sebelum pelaksanaan. Para guru rutin memberikan materi pembahasan modul khusus TKA di kelas, dilanjutkan dengan program Try Out (TO) internal setiap hari Jumat.

“Kami menyusun soal-soal dengan tingkat kesulitan tinggi (High Order Thinking Skills) serta menyajikan soal berbasis bacaan panjang untuk melatih kemampuan literasi siswa. Sering kali kesalahan siswa terjadi karena kurang teliti dalam membaca soal secara utuh. Selain itu, digitalisasi sekolah juga terus kami dorong melalui penggunaan aplikasi C2 Plus untuk absensi hingga Ujian Tengah Semester (UTS),” jelasnya.

Inovasi “Sekolah Pakam”: SMA Rasa SMK

Selain fokus pada akademik, SMAN 12 Palembang juga mencetuskan program unggulan baru bernama Sekolah Pakam. Program ini memberikan pelatihan life skill dan keterampilan praktis bagi para siswa di luar jam pelajaran reguler, sehingga membekali lulusan yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi agar siap mandiri dan siap kerja.

Beberapa bidang keterampilan yang ditawarkan dalam Sekolah Pakam meliputi Tataboga, Public Speaking, Fotografi, Presenter, Dekorasi, hingga Tata Rias. Pembelajaran dilakukan usai jam sekolah reguler (pukul 14.00–15.30 WIB) dengan menghadirkan tenaga pengajar profesional dan bersertifikat dari luar sekolah, termasuk praktisi public speaking dari protokoler Pemprov Sumsel (PKHK).

“Sekolah Pakam ini ibarat ‘SMA Rasa SMK’. Siswa tetap mendapatkan kurikulum umum, tetapi juga dibekali keahlian praktis, pengalaman magang, serta sertifikat resmi. Peminat terbanyak saat ini ada di bidang Tataboga yang mencapai lebih dari 60 siswa. Harapan kami, program ini tidak hanya mencetak lulusan yang mandiri, tetapi juga mengangkat nama SMAN 12 Palembang dan bisa diadopsi menjadi program percontohan di tingkat Provinsi Sumatera Selatan,” tambah Andriansyah.

Menutup keterangannya, pihak sekolah juga mengimbau seluruh siswa untuk tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca yang berasap dengan menerapkan protokol kesehatan dasar, seperti menggunakan masker saat berada di lingkungan sekolah dan meningkatkan konsumsi air putih. Hingga saat ini, pihak sekolah memastikan belum ada laporan siswa yang terjangkit ISPA. (Fir)

Example 120x600