PALEMBANG — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Palembang secara resmi menggelar kegiatan Mata Muda (Masa Ta’aruf Murid Baru) guna menyambut kedatangan para siswa kelas 1 pada tahun ajaran baru. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana adaptasi siswa agar dapat mengenal lingkungan sekolah, guru, serta ragam aktivitas belajar dengan suasana yang gembira dan penuh motivasi.
Kepala MIN 2 Kota Palembang, Ibu Siti Ajnaimah, S.Pd.I., M.Ag., melalui pihak pengelola madrasah menyampaikan bahwa pelaksanaan Mata Muda tahun ini berjalan lancar dan kondusif. Seluruh materi pengenalan difokuskan untuk membangun kesiapan belajar anak tanpa adanya tekanan atau tes masuk yang memberatkan.
Daya Tampung Tetap dan Pengenalan Program Unggulan
Pada tahun ajaran ini, MIN 2 Kota Palembang menerima sebanyak 7 rombongan belajar (rombel) untuk kelas 1 (terdiri dari kelas A hingga G). Kuota pendaftaran dibuka menyesuaikan jumlah kelas yang lulus pada tahun sebelumnya. Tinggi minat masyarakat membuat sebagian calon siswa tidak dapat tertampung karena keterbatasan kuota serta pertimbangan faktor usia.
Selama masa transisi awal:
* Pendampingan Orang Tua : Pada 3 hari pertama, orang tua diperbolehkan menemani siswa hingga lingkungan dalam sekolah.
* Kemandirian Siswa: Setelah masa transisi 3 hari usai, pengantaran orang tua dibatasi hanya sampai pintu gerbang utama guna melatih keberanian dan kemandirian anak.
Materi yang disampaikan dalam kegiatan Mata Muda meliputi pembiasaan ibadah keislaman, pengenalan lingkungan madrasah, serta unjuk kebolehan dari para kakak kelas. MIN 2 Kota Palembang menampilkan berbagai potensi kegiatan ekstrakurikuler unggulan, seperti Tahfiz Al-Qur’an, Sholat Dhuha bersama, seni tari, hingga Da’i cilik.
Fasilitas Ekstrakurikuler dan Pesan untuk Orang Tua
Meskipun aktivitas siswa kelas 1 masih dibatasi pada kegiatan dasar seperti seni tari, para siswa tetap diberi ruang untuk memilih ekstrakurikuler pilihan sesuai bakat, seperti olahraga karate. Sementara itu, untuk bidang olahraga yang paling menonjol di MIN 2 Kota Palembang secara keseluruhan adalah futsal, yang kerap menyumbangkan berbagai trofi kejuaraan.
Pihak pimpinan dan pengelola madrasah mengimbau kepada para orang tua siswa baru agar tidak merasa khawatir memercayakan putra-putrinya di MIN 2 Kota Palembang.
“Jangan takut dan khawatir tentang bagaimana guru mendidik di MIN 2. Sejak awal masuk, anak-anak sudah dibekali dengan pembiasaan yang baik oleh guru-guru berpengalaman, ditempa dengan program Tahfiz, serta dikembangkan potensinya lewat ekstrakurikuler,”* ungkap pihak madrasah.
Terbuka Terhadap Masukan Konstruktif
Menanggapi keterbukaan informasi di era media sosial, pihak madrasah menegaskan komitmennya untuk selalu terbuka terhadap kritik dan masukan yang membangun demi kemajuan sekolah. Seluruh masukan dari wali murid akan dijadikan bahan evaluasi agar MIN 2 Kota Palembang senantiasa menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik. (Fir)


















